Senin, 24 Maret 2025

BPJS Ketenagakerjaan Catat Investasi Rp 791 T pada 2024

Penulis : Prisma Ardianto
6 Mar 2025 | 21:59 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi layanan Jamsostek Mobile (JMO) dari BPJS Ketenagakerjaan. (Sumber: istimewa)
Ilustrasi layanan Jamsostek Mobile (JMO) dari BPJS Ketenagakerjaan. (Sumber: istimewa)

JAKARTA, investor.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) melaporkan perkembangan nilai pengelolaan investasi pada tahun 2024 mencapai Rp 791 triliun. Nilai investasi tersebut bertumbuh 11,37% dibandingkan tahun sebelumnya.

Demikian disampaikan oleh Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Oni Marbun di Jakarta, pada Kamis (6/2/2025). Dia juga menerangkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan manfaat kepada lebih dari dari 4 juta peserta dengan total nilai Rp 57 triliun.

Di samping itu, penyaluran manfaat berupa beasiswa kepada lebih dari 100 ribu anak peserta. Nilai manfaat dengan total nilai Rp 3,5 triliun sepanjang 2024. Oni Marbun yakin dengan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (jamsostek) yang semakin optimal, pihaknya dapat berkontribusi dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo.

Advertisement

“BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk mendukung Asta Cita dengan meningkatkan pemberdayaan pekerja, perlindungan tenaga kerja, serta pendidikan bagi anak pekerja melalui optimalisasi perlindungan jaminan sosial,” ucap Oni, seperti dikutip dari Antara.

Ia menyatakan, jumlah pembayaran manfaat setiap tahun terus mengalami peningkatan. Menurut Oni, tren tersebut membuktikan bahwa semakin banyak peserta yang merasakan manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Di sisi lain, Oni bilang bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus mengembangkan kemudahan akses layanan bagi pekerja di berbagai daerah. Upaya yang dimaksud mencakup digitalisasi serta kerja sama dengan berbagai mitra perbankan, PT Pos dan platform digital.

“Dengan cara ini, kami dapat memastikan bahwa pekerja terdaftar dan tertib dalam membayar iuran,” ujar Oni.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 42 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia