Kredit Kendaraan Listrik Diprediksi Terus Meningkat

JAKARTA, investor.id - Tren kendaraan listrik, baik mobil maupun motor, menunjukkan peningkatan meskipun masih ada berbagai pertimbangan bagi konsumen.
Inovasi dan terobosan yang dilakukan oleh perusahaan kendaraan listrik turut mendorong pertumbuhan kredit di sektor ini. Selain itu, pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil juga berkontribusi terhadap peningkatan pembiayaan kendaraan listrik.
Pertumbuhan kredit kendaraan listrik juga akan terus meningkat, terutama dengan semakin berkembangnya teknologi dan infrastruktur pendukung di Indonesia.
"Kita melihat ada peningkatan tren untuk tahun ini mengenai kredit kendaraan listrik. Diperkirakan ada peningkatan 10% dari nilai kredit yang kita lepas," ujar Direktur BCA Finance, Petrus S. Karim di Jakarta.
Petrus mengungkapkan, BCA sendiri memproyeksikan dari total pelepasan kredit sebesar Rp 40 triliun, BCA Finance memperkirakan porsi kendaraan listrik akan mengalami pertumbuhan seiring dengan meningkatnya minat masyarakat.
Sementara itu, menjelang Lebaran, Petrus menyebut banyak masyarakat yang masih menunggu peluncuran kendaraan baru sebelum mengajukan kredit. Biasanya, tren pembelian kendaraan pada momen ini lebih banyak didominasi oleh mobil keluarga dengan kapasitas besar untuk perjalanan jauh.
"Kredit mobil saat Lebaran lebih menyasar segmen keluarga. Untuk kendaraan listrik, masih ada keterbatasan, terutama terkait ketersediaan stasiun pengisian daya di daerah," jelasnya.
Senada dengan itu, Direktur BCA Finance, Herwandi Kuswanto, mengungkapkan bahwa kredit kendaraan roda dua juga masih didominasi oleh motor bermuatan besar yang dapat menempuh jarak jauh.
"Sepeda motor listrik belum terlalu banyak. Tapi dengan inovasi seperti baterai yang lebih kecil dan daya tempuh lebih jauh, minat masyarakat diperkirakan akan meningkat," kata Herwandi.
Editor: Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV