Senin, 24 Maret 2025

Kredit Bank, Pembiayaan Multifinance, hingga Pinjaman Fintech Lending Tumbuh Positif pada 2024

Penulis : Monique Handa Shafira
11 Feb 2025 | 16:56 WIB
BAGIKAN
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar dalam Pertemuan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Tahun 2025 di JCC, Jakarta, Selasa (11/2/2025). (Foto: OJK)
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar dalam Pertemuan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Tahun 2025 di JCC, Jakarta, Selasa (11/2/2025). (Foto: OJK)

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit dan pembiayaan perbankan sepanjang 2024 mencapai Rp 7,827 triliun. Jumlah ini tumbuh double digit sesuai target dan mencapai 10,39% secara year on year (yoy), sesuai dengan rentang target 9-11%.

“Dari aspek intermediasi, perbankan telah menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp 7,827 triliun,” ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar dalam Pertemuan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Tahun 2025 di JCC, Jakarta, Selasa (11/2/2025).

Di sisi lain, Mahendra juga menerangkan bahwa piutang pembiayaan multifinance tumbuh 6,92% (yoy) atau menjadi Rp 503,43 triliun. Di sisi lain, outstanding pinjaman dari fintech p2p lending tumbuh 29,14% (yoy) atau mencapai Rp 77,02 triliun.

Advertisement

Dia mengungkapkan, pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) yang dilakukan oleh perbankan dan perusahaan pembiayaan masing-masing tercatat Rp 22,12 triliun dan Rp 6,82 triliun atau tumbuh masing-masing 43,76% (yoy) dan 37,6% (yoy). Adapun pembiayaan dari industri pergadaian tercatat sebesar Rp 88,06 triliun atau tumbuh 66,09% (yoy).

Mahendra mengakui, tahun 2024 menjadi tahun yang penuh tantangan seperti tingginya tensi geopolitik, divergensi pemulihan ekonomi, dan fragmentasi perdagangan global, serta pelaksanaan pemilihan umum di berbagai negara besar, termasuk Indonesia.

Di tengah hal tersebut, perekonomian dan sektor dasar keuangan Indonesia menunjukkan resiliensi dan tetap tumbuh baik. Adapun pertumbuhan ekonomi sepanjang 2024 tercatat 5,03% dengan indikator kinerja sektor dasar keuangan yang positif dan didukung oleh fondasi permodalan yang solid, likuiditas yang mencukupi, dan profil risiko yang dikelola dengan baik.

“Pertumbuhan ekonomi sepanjang 2024 tercatat 5,03% dengan indikator kinerja sektor dasar keuangan yang positif dan dibukung oleh fondasi permodalan yang solid,” ujar Mahendra.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 42 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia