Senin, 24 Maret 2025

Ramadan Jadi Momentum Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Halal

Penulis : Happy Amanda Amalia
19 Mar 2025 | 12:36 WIB
BAGIKAN
Permintaan produk dan layanan halal mengalami peningkatan, terutama di sektor makanan dan minuman selama bulan Ramadan 2025. (Istimewa)
Permintaan produk dan layanan halal mengalami peningkatan, terutama di sektor makanan dan minuman selama bulan Ramadan 2025. (Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Momentum Ramadan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi halal secara signifikan. Pasalnya, selama bulan suci ini, permintaan terhadap produk dan layanan halal mengalami peningkatan, terutama di sektor makanan dan minuman.

Berdasarkan laporan “State of the Global Islamic Economy Report (SGIER) 2023-2024,” untuk sektor pangan halal dunia, Indonesia menempati posisi kedua setelah Malaysia. Laporan ini menunjukkan pentingnya pasar pangan halal di Indonesia, yang merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

Menurut Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Dr. Ir. Ahmad Haikal Hasan, KOM., MMT., sertifikasi halal bukan lagi merupakan persoalan yang berkaitan dengan agama saja, melainkan telah berkembang menjadi suatu standar yang dapat memberikan nilai tambah suatu produk sebagai bentuk perlindungan bagi konsumen.

Advertisement

“Masyarakat berhak mendapatkan produk yang tidak hanya halal, tetapi juga aman dan berkualitas tinggi. Saya melihat UMKM yang ada di sekitar pabrik Danone difasilitasi untuk mendapatkan sertifikat halal dan dibantu juga prosesnya, dibantu juga kemasannya, dibantu juga marketing-nya. Karena sampai saat ini baru sekitar 2,1 juta pelaku usaha yang tersertifikasi halal, dan dengan adanya dukungan dari perusahaan besar, percepatan sertifikasi halal bagi UMKM dapat lebih optimal,” ujarnya.

Melalui program “Damping UMKM,” Danone Indonesia mencatat telah menjangkau lebih dari 5.000 pelaku usaha mikro dan kecil, di mana lebih dari 800 UMKM sudah difasilitasi dalam mendapatkan sertifikasi halal untuk memperkuat daya saingnya di pasar nasional maupun global.      

Ditambahkan oleh Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia, Dr. H. Rahmat Hidayat, SE., MT bahwa sudah seharusnya para pelaku industri tidak hanya fokus pada bisnis semata tetapi juga upaya pelestarian lingkungan. Ia pun mengapresiasi inisiatif “Positive Water Impact” yang dilakukan Danone Indonesia dengan mengembalikan lebih banyak air ke alam dibandingkan yang digunakan dalam proses produksinya.

“Danone Indonesia memiliki komitmen Positive Water Impact. Hal ini menggambarkan bagaimana industri memiliki dedikasi terhadap kebaikan untuk pelestarian lingkungan, bukan hanya untuk kita tetapi juga untuk generasi masa depan,” ungkap Rahmat.

Dalam kesempatan itu, Danone Indonesia menegaskan komitmennya dalam menyajikan produk yang halal, aman dan berkualitas guna mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan.

VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menuturkan bahwa penerapan standar halal bukan sekadar aspek kepatuhan, tetapi juga bagian dari nilai yang dijunjung dalam menyediakan produk yang aman dan terpercaya bagi konsumen.

“Kami terus memperkuat ekosistem halal dengan memastikan proses produksi, rantai pasok, serta inovasi produk berjalan sesuai dengan prinsip halal yang ketat, termasuk juga dalam tahap pendistribusian produk yang dilakukan sesuai dengan standar dan syarat kehalalan. Seluruh produk Danone Indonesia dan sebanyak 15 sarana distribusi AQUA telah memperoleh sertifikasi halal oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH),” kata Vera.

Selain memperkuat standar halal dan kualitas produk, Danone Indonesia juga aktif berkolaborasi dengan komunitas Muslim untuk memperluas edukasi dan dampak positif kepada masyarakat. Selama Ramadan, Danone Indonesia melalui AQUA menjadi mitra pemenuhan hidrasi masjid dalam berbagai acara buka puasa serta menggelar berbagai kajian di masjid-masjid di beberapa kota, di antaranya, Masjid Istiqlal, Masjid Agung Sunda Kelapa, Masjid Pusdai dan Masjid TSM, Bandung.

Editor: Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 34 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 58 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia