Senin, 24 Maret 2025

Menciptakan Produk Ramah Lingkungan Lewat Penerapan Prinsip ESG

Penulis : Happy Amanda Amalia
9 Feb 2025 | 21:59 WIB
BAGIKAN
Danone Indonesia. (Istimewa)
Danone Indonesia. (Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Penerapan prinsip lingkungan, sosial dan tata kelola atau environmental, social, and governance (ESG) oleh perusahaan-perusahaan menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Ini berarti makin banyak perusahaan yang menyadari perlunya mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam kegiatan operasional.

Salah satu perusahaan, Danone Indonesia menyampaikan komitmennya terhadap iklim dengan menargetkan Net Zero Emission pada 2050 dan positive water balance di 2030.

“ESG menjadi hal yang berjalan beriringan dengan bisnis perusahaan di mana setiap mendesain, ekonomi sirkular harus menjadi elemennya. Danone juga melakukan pertanian regeneratif yang banyak berhubungan dengan kesehatan, pemberdayaan peternak atau petani, serta pengelolaan air. Sekalipun ini menjadi beban biaya, tapi kami punya komitmen dan berusaha menjadikannya sebagai value added,” ujar VP General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto.

Advertisement

Dijelaskan lebih lanjut oleh Vera bahwa semua bisnis model yang dilakukan Danone dari hulu ke hilir selalu menghitung berapa jumlah emisi karbon yang dihasilkan. Hal itu bertujuan supaya dapat menciptakan produk yang ramah lingkungan.

“Satu industri kami juga punya komitmen untuk bisa memasang solar panel di seluruh pabrik. Saat ini sudah delapan pabrik yang menggunakannya dan kita sudah sampai tujuh atau delapan pabrik. Kita pasti akan lanjutkan dengan 24 pabrik, tapi tentunya kita juga butuh kebijakan yang mendukung,” katanya.

Belum lama ini, praktik-praktik penerapan prinsip ESG Danone Indonesia mendapat apresiasi dalam “ESG Sustainability Forum 2025.” Kegiatan ini menilai perusahaan-perusahaan yang memiliki perhatian lebih, di atas rata-rata industri, atas praktik bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Perkembangan penerapan prinsip ESG sendiri tampak memperlihatkan kemajuannya. Namun masih ada tantangan dari segi kecepatan dan pemerataan demi implementasi yang lebih optimal. Oleh karenanya perlu kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dengan berfokus pada upaya mitigasi dampak dari perubahan iklim melalui pengurangan emisi, penciptaan lapangan kerja yang inklusif, serta peningkatan tata kelola yang mendukung.

Guna menunjukkan konsistensi dalam membawa kebaikan untuk masyarakat dan lingkungan, Danone Indonesia yang terdiri atas Danone-AQUA dan Danone Specialized Nutrition Indonesia juga telah memperoleh sertifikasi B Corporation atau B Corp.

Sebagai informasi, B Corp adalah sertifikasi untuk perusahaan yang memenuhi standar tinggi dalam hal kinerja sosial dan lingkungan secara keseluruhan, transparansi dan akuntabilitas, yang diberikan oleh B Lab – sebuah lembaga yang fokus mendorong perusahaan profit untuk meningkatkan dampak positif dari kegiatan usahanya, menjadikan sebuah bisnis sebagai kekuatan untuk kebaikan.

Editor: Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 44 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia