Senin, 24 Maret 2025

Kampanye Video Marketing Berbasis AI Jadi Tren pada 2025

Penulis : Imam Suhartadi
28 Jan 2025 | 18:14 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI). (Foto: AFP)
Ilustrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI). (Foto: AFP)

JAKARTA, investor.id - Di tengah situasi ekonomi yang menyelimuti kuartal pertama 2025 dan daya beli masyarakat yang sedang melemah, banyak brand di Indonesia menghadapi tantangan untuk menarik minat konsumen retail.

Sebagai negara dengan jumlah pengguna TikTok terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa bagi video marketing. Hal ini didukung oleh strategi influencer yang didukung AI untuk mendorong kesuksesan kampanye brand.

Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025, 91% dari lalu lintas internet global akan berasal dari streaming video.

Advertisement

Karena itu, video marketing yang didukung AI dan kolaborasi dengan influencer mampu memberikan hasil kampanye yang luar biasa, terutama di momen-momen penting seperti Imlek, Hari Valentine, Ramadan, dan Idul Fitri mendatang.

“Dari brand multinasional hingga brand yang baru berkembang, banyak yang telah membuktikan bahwa strategi digital marketing yang tepat dapat mengubah tantangan menjadi peluang besar untuk pertumbuhan bisnis,” kata Risa Kusumaningrum, Country Manager KIT Global dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (28/1/2025).

Merespon tren video marketing yang menggunakan AI, KIT Global menggabungkan kekuatan video, AI, dan influencer untuk membantu brand meluncurkan kampanye yang tepat sasaran, hemat biaya, dan relevan dengan berbagai segmen audiens.

Risa Kusumaningrum, Country Manager KIT Global untuk Indonesia dan Vietnam, menekankan pentingnya strategi digital marketing yang tepat di periode krusial.

“Kami memahami bahwa Q1 2025 ini bisa menjadi waktu yang menantang bagi banyak brand, terutama dengan pengeluaran konsumen yang cenderung ketat saat ini. Dengan memanfaatkan video marketing berbasis AI dan kolaborasi strategis dengan influencer, kami membantu brand tidak hanya terhubung dengan audiens mereka di momen-momen budaya yang penting tetapi juga mencapai hasil yang terukur dan berdampak signifikan bagi bisnis,” kata

Salah satu upaya yang dilakukan yaitu Kampanye Rising Star KIT Global di TikTok yang telah mencatatkan 31 juta impresi, 1,9 juta interaksi, dan tingkat keterlibatan atau engagement sebesar 15,29%. Strategi untuk melakukan kolaborasi konten kreatif bersama para content creator dan audiens berhasil mengubah ide sederhana menjadi sensasi viral di kalangan konsumen.

Platform KIT Global menawarkan rangkaian alat marketing yang komprehensif, termasuk analitik berbasis AI dan solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan unik dari setiap brand di berbagai industri.

Berbagai tools ini memungkinkan brand untuk mengoptimalkan konten video mereka di platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube, serta memastikan pesan yang disampaikan selaras dengan tema musiman seperti Imlek, Hari Valentine, dan Ramadan.

Dengan menggabungkan teknologi inovatif dan wawasan pasar lokal, KIT Global membantu brand mempertahankan performa tinggi bahkan di masa ekonomi yang cenderung melambat. “Tujuan kami adalah membekali bisnis Indonesia dengan alat yang mereka butuhkan untuk sukses, apa pun kondisi pasar,” tambah Risa.


 


 

Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 46 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia