Senin, 24 Maret 2025

DPR Bantah Polemik RUU TNI Penyebab IHSG Anjlok

Penulis : Monique Handa Shafira
19 Mar 2025 | 12:59 WIB
BAGIKAN
Wakil Ketua Komisi I DPR, Budisatrio Djiwandono
Wakil Ketua Komisi I DPR, Budisatrio Djiwandono

JAKARTA, investor.id - Wakil Ketua Komisi I DPR, Budisatrio Djiwandono membantah polemik revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) menjadi sentimen negatif indeks harga saham gabungan (IHSG) sehingga terkoreksi cukup dalam.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR ini justru heran dengan kabar yang mengaitkan RUU TNI dengan penurunan IHSG. Budi pun menegaskan, tidak ada prajurit aktif yang akan ditempatkan di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Itu nanti kita bisa perlihatkan bahwa tidak ada penempatan prajurit aktif di BUMN-BUMN. Itu saya tidak mengerti itu (asumsi) dari mana,” ujar Budisatrio usai menghadiri Konferensi Pers Respon Kebijakan Mengantisipasi Volatilitas Perdagangan Saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (19/3/2025).

Advertisement

Budisatrio menambahkan, DPR mengedepankan supremasi sipil dan semangat reformasi. Justru pihaknya mengaku khawatir apabila ada prajurit TNI aktif yang masuk ke dalam lingkup BUMN.

Lebih lanjut, Budisatrio menjelaskan DPR mendukung kebijakan OJK untuk mematangkan peraturan-peraturan yang bisa dikeluarkan untuk meyakinkan investor melakukan keputusan investasi.

“Intinya kami semua akan mendukung teman-teman di OJK dan pemerintah,” ujar Budisatrio.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman memberikan penjelasan terkait penghentian sementara perdagangan (trading halt) yang terjadi pada perdagangan hari ini. BEI menerapkan trading halt setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% pada sesi pertama perdagangan hari ini.

"Sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) di Bursa Efek Indonesia, ketika penurunan indeks mencapai lebih dari 5%, kami melakukan trading halt. Perdagangan dihentikan sementara selama 30 menit, kemudian dibuka kembali," ujar Iman kepada wartawan di BEI, Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 39 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia