Senin, 24 Maret 2025

Banggar DPR Minta Otoritas Bursa Tak Over Reaction Respons Anjloknya IHSG

Penulis : Yustinus Patris Paat
18 Mar 2025 | 17:00 WIB
BAGIKAN
Ketua Banggar DPR Said Abdullah
Ketua Banggar DPR Said Abdullah

JAKARTA, investor.id - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah mengimbau otoritas bursa dan OJK tidak perlu reaksi berlebihan atau over reaction atas anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 6% ke level psikologis 6.000 pada Selasa (18/3/2025).

"Hendaknya otoritas bursa dan OJK tidak over reaction yang justru menstimulasi reaksi berlebihan dari pelaku pasar lebih luas untuk kian mendorong aksi jual, sebab pasar SBN (Surat Utang Negara) dan valuta asing keadaannya biasa saja. Cermati perkembangan setidaknya satu dua hari ini," ujar Said kepada wartawan, Selasa (18/3/2025).

Dalam jangka panjang, kata Said, OJK dan otoritas bursa hendaknya memperluas basis investor, terutama di sektor ritel, dan inovasi produk, terutama syariah untuk memperkuat pasar saham kita.

Advertisement

"Kami juga menghimbau para pihak yang tidak berkaitan dengan otoritas bursa tidak menambah kepanikan pasar dengan langkah-langkah yang diniatkan untuk meredakan keadaan, justru makin menimbulkan perhatian dan reaksi berlebihan dari para pelaku pasar," imbuh Said.

Said berharap seluruh Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memberikan respons untuk menenangkan pasar. Menurut Said, KSSK juga perlu menyampaikan bauran kebijakan sektor moneter dan fiskal yang memperkuat pasar keuangan Indonesia. 

"Kami juga mengimbau agar (KSSK) membenahi gaya komunikasi publik, lebih simpatik, dan dialogis, ajak semua komponen, terutama para pengusaha besar untuk menyelamatkan pasar keuangan kita," tandas Said.

Apalagi, kata Said, Presiden Prabowo Subianto sudah bersedia turun tangan langsung, mengajak rekan bisnis internasionalnya memperkuat pasar saham Indonesia. Prabowo bahkan mengajak Ray Dalio yang berada di Danantara untuk ikut membantu pasar keuangan Indonesia.

"Pemerintah bisa menunjukkan bahwa reformasi fiskal yang tengah berjalan menjamin keberlangsungan fiskal jangka panjang. Langkah ini untuk menepis keraguan investor setidaknya mereka tetap melihat SUN sebagai instrumen investasi yang menarik, yang saat ini sangat dibutuhkan pemerintah," tambah Said. 

Diketahui, perdagangan di bursa saham sempat ter-suspend 30 menit lantaran mayoritas saham mengalami penurunan hingga 5%. Jika dihitung secara year to date, maka turun hingga ke posisi Rp 6.076,08 atau turun 15,2%. Bursa Indonesia pada hari ini berada di zona merah

"Situasi ini makin menggenapi sinyal pasar keuangan harus kita waspadai. Kita berharap situasi ini tidak makin berlarut-larut. Sebagai Ketua Badan Anggaran DPR, saya berharap seluruh KSSK memberikan respon untuk menenangkan pasar," pungkas Said.

Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 37 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia