Senin, 24 Maret 2025

Aksi Premanisme Berkedok Ormas Ancam Investasi di Kabupaten Bekasi

Penulis : Eka Jaya Saputra
17 Mar 2025 | 19:46 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi perusahaan. (Pixabay)
Ilustrasi perusahaan. (Pixabay)

KABUPATEN BEKASI, investor.id – Para pelaku usaha mengeluhkan maraknya gangguan dari praktik premanisme berkedok organisasi masyarakat (ormas) di kawasan industri Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Hal semacam ini menghambat dan bahkan mengancam masuknya investasi ke wilayah tersebut.

Praktik premanisme yang dimaksud salah satunya terjadi jelang hari raya Idulfitri. Anggota ormas tertentu tak segan meminta sumbangan dengan modus tunjangan hari raya (THR) maupun jenis pungutan lainnya.

Wakil Ketua Umum Bidang Ketenagakerjaan, Sosial, dan Keamanan Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Darwoto menyebut, modus yang digunakan biasanya dengan mengirimkan proposal permohonan sumbangan. Ormas juga memakai modus ajakan kerja sama terkait program tertentu untuk mengambil keuntungan.

Advertisement

“Biasanya mereka datang ke perusahaan membawa proposal gitu kan. Kemudian datang lagi menanyakan proposal. Kemudian proposal itu ditolak oleh perusahaan. Kemudian juga mengirimkan surat, terus nanti juga membuat surat unjuk rasa. Nah inilah yang perlu harus di cegah jangan lah terjadi hal-hal yang semacam ini, nantinya hadirnya investor yang ada di wilayah ini kan harus ada bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Darwoto di Cikarang Barat, Senin (17/3/2025).

Dia menuturkan bahwa permasalahan tersebut telah memengaruhi masuknya investasi di sejumlah kawasan industri di kabupaten/kota seluruh Indonesia. Nilai investasi yang lari bahkan punya nilai triliunan rupiah.

“Ini kan artinya investor baru ya, merasa ada gangguan, gangguan ini lah yang akan mereka ceritakan kepada calon-calon investor yang akan masuk. Jadi bisa juga rekomendasinya jangan ke daerah dimaksud, nah ini yang kita khawatirkan,” ungkap Darwoto.

Darwoto mengatakan, saat ini perlu adanya penanganan yang lebih baik dari pemerintah daerah dan pihak keamanan. Dengan demikian, para investor merasa aman berinvestasi dan bahkan menambah investasi di suatu kawasan industri, khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi.

Nah oleh karenanya harus ada penanganan yang baik, artinya perlu dikomunikasikan oleh pemerintah kabupaten atau kota. Kemudian juga dari pihak aparat keamanan, dalam hal ini kepolisian itu secara bersama-sama untuk melakukan komunikasi agar gangguan-gangguan dimaksud itu bisa dikurangi,” jelas Darwoto.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa mengatakan, pihaknya telah membuka layanan aduan terkait maraknya premanisme berkedok ormas yang meminta THR atau sumbangan Ramadan dan Idulfitri.

Ia mengimbau kepada masyarakat atau para pelaku usaha yang mendapati praktik tersebut supaya tidak perlu direspons atau dilayani. Sebaliknya, praktik premanisme itu perlu dikomunikasikan dan dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.

“Sehingga tidak ada hal-hal yang sepertinya tidak jelas, ya kami juga menghimbau para ormas kalau ada memang sifatnya kebutuhan komunikasikan saja dengan lembaga dan instansi terkait yang berwenang,” tandas Mustofa.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 51 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 2 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia