Senin, 24 Maret 2025

Anindya Bakrie Sebut Program MBG Dongkrak Daya Beli Masyarakat

Penulis : Monique Handa Shafira
14 Mar 2025 | 21:48 WIB
BAGIKAN
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (14/3/2025). (B-Universe Photo/Monique Handa Shafira)
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (14/3/2025). (B-Universe Photo/Monique Handa Shafira)

JAKARTA, investor.id – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menyebutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu menciptakan multiplier effect sehingga mendongkrak daya beli masyarakat.

Menurut Anin, sapaan akrabnya, program MBG yang menelan anggaran sebesar Rp 171 triliun tersebut secara tidak langsung akan memberdayakan perekonomian di daerah.

“Bagaimana mendongkrak daya beli masyarakat, saya rasa begini, dengan program MBG ini yang jumlahnya sampai Rp 171 triliun dengan sendirinya saya rasa perekonomian di daerah akan terberdayakan,” kata Anin saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (14/3/2025).

Advertisement

Dia menjelaskan, program makan bergizi gratis tidak cuma meningkatkan gizi untuk anak dan ibu hamil saja, tetapi juga membuat hilirisasi di bidang ketahanan pangan menjadi lebih baik. Sektor-sektor ekonomi seperti pertanian, perkebunan, perikanan, hingga peternakan mendapat berkah dari program MBG.

“Itu (MBG) akan hidup dengan sendirinya, juga membawa penambahan konsumsi domestik daya beli masyarakat,” tandas Anin.

Adapun dalam realisasinya, pemerintah telah mengalokasikan menggelontorkan Rp 710,5 miliar untuk program Makan Bergizi Gratis dari 6 Januari hingga 12 Maret 2025. Lebih dari 2 juta orang menerima manfaat program tersebut.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan, pencairan anggaran ini terus dipantau agar program berjalan sesuai target. Pemerintah menyiapkan total anggaran Rp 171 triliun untuk 82,9 juta penerima, yang mencakup siswa SD, SMP, SMA, SLB, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Awalnya, alokasi anggaran untuk MBG hanya Rp 71 triliun, tetapi meningkat Rp 100 triliun seiring bertambahnya jumlah penerima,” ucapnya saat rilis Laporan APBN Kita di Kemenkeu, Kamis (13/3/2025).

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 20 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 49 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 2 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia