Senin, 24 Maret 2025

DPR Mulai Rancang Batam Jadi Pusat Investasi

Penulis : Yustinus Patris Paat
19 Feb 2025 | 17:48 WIB
BAGIKAN
Pimpinan Komisi VI DPR RI saat menyampaikan keterangan pers di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2025). (Foto: istimewa)
Pimpinan Komisi VI DPR RI saat menyampaikan keterangan pers di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2025). (Foto: istimewa)

JAKARTA, investor.id – Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre Rosiade mengatakan Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Tata Kelola Kawasan Batam (Panja BP Batam) sudah mulai bekerja. Panja bahkan telah menggelar rapat internal untuk menyusun kerja ke depan dalam rangka menjadikan Batam pusat investasi.

“Panja mulai hari ini mulai bekerja dan kita tadi sudah melaksanakan rapat internal Panja,” ujar Andre dalam konferensi pers di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2025).

Andre menyatakan Panja BP Batam juga membuka posko aduan terkait persoalan usaha di Batam. Dia mempersilakan masyarakat, khususnya para pelaku usaha untuk melapor ke Komisi VI DPR jika memang merasa mendapat masalah saat ingin membuka usaha di Batam, baik dari perizinan atau sengketa tanah.

Advertisement

“Komisi VI membuka ruang seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat kepada para pihak, para pelaku usaha untuk segera bisa melaporkan ke Komisi VI, sehingga kami nanti bisa langsung bertemu dengan teman-teman para pihak yang mungkin punya masalah yang belum bisa diselesaikan,” jelas Andre.

Di sisi lain, Andre mangakui bahwa pembentukan Panja dilatarbelakangi banyaknya aduan masyarakat atau pelaku usaha ke Komisi VI. Aduan yang dimaksud khususnya terkait sulitnya birokrasi izin membuka usaha di Batam. Untuk itu, DPR akan melakukan belanja masalah dari para pihak atau pelaku usaha sebelum mengawali kerja Panja.

“Kenapa Panja ini kita bentuk karena memang begitu banyak aduan yang datang ke Komisi VI terhadap permasalahan Batam di mana kita lihat Batam sekarang cita-cita berdirinya kan ingin menyaingi Singapura tapi ternyata Batam tidak maksimal dan terkesan banyak permasalahan dan karena banyak aduan yang begitu banyak kami terima akhirnya Komisi VI memutuskan untuk membentuk Panja BP Batam,” ucap dia.

Setelah menerima segala aduan dari berbagai pihak, kata Andre, Panja BP Batam akan menemui para pakar termasuk pejabat-pejabat di pemerintahan untuk meminta masukan ataupun penjelasan. Namun, dia memastikan langkah itu atas seizin pimpinan DPR.

Pihak-pihak yang rencananya diundang antara lain dari Kementerian Perhubungan, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Keuangan, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, serta K/L lain yang dianggap terkait dengan permasalahan di kawasan Batam ini.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Saham Murah, Dividennya Bisa Belasan Triliun

Saham BNI (BBNI) lagi diskon besar. BBNI akan mengetok dividen Rabu.
Market 31 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 32 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 54 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 1 jam yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 2 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia