Pentingnya Budaya Perusahaan yang Berkelanjutan di Era Kompetisi Global

JAKARTA, investor.id - Budaya perusahaan yang berkelanjutan kini menjadi fokus utama dalam bisnis modern. Budaya yang kuat dan jangka panjang penting untuk stabilitas perusahaan. Untuk bertahan, perusahaan harus bisa beradaptasi tanpa kehilangan nilai-nilai intinya.
Budaya perusahaan yang berkelanjutan mencakup inovasi, kesejahteraan karyawan, dan etika bisnis. Perusahaan dengan budaya kuat cenderung memiliki retensi karyawan yang tinggi. Hal ini juga berdampak pada peningkatan produktivitas dan reputasi di mata pelanggan serta mitra bisnis.
Selain memberikan dampak internal, budaya perusahaan yang baik juga memengaruhi citra eksternal. Konsumen dan investor cenderung memilih perusahaan yang berkomitmen pada keberlanjutan. Sinergi ini meningkatkan daya saing di pasar global.
Namun, membangun budaya perusahaan yang berkelanjutan butuh waktu. Kepemimpinan visioner dan strategi yang matang sangat diperlukan. Budaya perusahaan harus terus berkembang agar tetap relevan dengan perubahan industri.
Salah satu contoh kepemimpinan yang berhasil menerapkan hal ini dapat dilihat dalam perjalanan OCBC Sekuritas di bawah arahan Betty Goenawan.
Betty Goenawan, Presiden Direktur OCBC Sekuritas Indonesia, menerapkan kepemimpinan yang adaptif dalam mengembangkan budaya perusahaan. Dengan menekankan inovasi digital dan penguatan budaya organisasi, OCBC Sekuritas meraih dua penghargaan pada 2024: The Most Trusted Broker dan Best Digital Innovation.
Tak hanya di tingkat perusahaan, Betty Goenawan menerima penghargaan The Best CEO 2024 dari SWA Media Group dalam kategori Developing Corporate Culture. Penghargaan ini diberikan dalam sebuah acara di Shangri-La Hotel pada 14 Februari 2025 sebagai bentuk pengakuan terhadap upayanya dalam membangun lingkungan kerja yang mendukung kolaborasi dan pengembangan karyawan.
Dalam salah satu kesempatan berbicara di acara Indonesia Best CEO & Best CFO 2024, Betty menekankan bahwa kepemimpinan di era modern harus memiliki tiga hal utama: adaptability, resilience, dan agility.
“Namun disamping ketiga hal tersebut, yang memegang peranan penting adalah trust, dimana dengan adanya kepercayaan terhadap seluruh anggota tim dan juga kepercayaan terhadap diri sendiri, maka tim akan mampu untuk beradaptasi dengan tantangan resesi global dan bertumbuh di tengah tantangan ekonomi,” ujarnya dikutip Selasa (4/3/2025).
Pendekatan ini menjadi dasar dalam transformasi budaya OCBC Sekuritas. Betty percaya bahwa karyawan adalah aset terbesar perusahaan, sehingga penting untuk menciptakan lingkungan yang mendorong keterbukaan, inovasi, dan perkembangan profesional.
"Budaya kerja di OCBC sekuritas dibentuk dengan paham everyone is a leader, dimana semua karyawan merupakan leader, baik itu memimpin para anggota tim dibawahnya, maupun karyawan yang memiliki jabatan fungsional sebagai pemimpin dari dirinya sendiri,” tambahnya.
Transformasi digital juga menjadi salah satu prioritas OCBC Sekuritas dalam menghadapi tantangan industri.
Penghargaan Best Digital Innovation yang diraih pada 2024 mencerminkan bagaimana perusahaan terus mengembangkan platform teknologi guna memberikan layanan yang lebih efisien bagi para investor.
"Dampak dari inovasi tersebut terhadap nilai bisnis dan karyawan sangatlah luas, mulai dari proses operasional yang lebih efisien, peningkatan kinerja perusahaan, serta peningkatan pengguna yang tentunya berdampak sangat baik bagi perkembangan bisnis perusahaan,” ungkapnya.
Betty Goenawan menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan sekadar posisi, tetapi peran dalam membawa perubahan di perusahaan dan industri. Pendekatannya menekankan pentingnya budaya perusahaan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV