Senin, 24 Maret 2025

699 WNI Korban Scam dan TPPO Serta Satu Tersangka Dipulangkan dari Myanmar

Penulis : Roy Adriansyah
21 Mar 2025 | 18:21 WIB
BAGIKAN
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) korban Tindak Pidana Perdangan Orang (TPPO) berada di dalam bis setibanya dari Thailand di Terminal 2 F Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (18/3/2025). (Foto: ANTARA FOTO/POOL/Muhammad Iqbal/Spt)
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) korban Tindak Pidana Perdangan Orang (TPPO) berada di dalam bis setibanya dari Thailand di Terminal 2 F Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (18/3/2025). (Foto: ANTARA FOTO/POOL/Muhammad Iqbal/Spt)

JAKARTA, investor.id – Sebanyak 699 warga negara Indonesia (WNI) korban penipuan (scam) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta satu tersangka dipulangkan dari Myanmar melalui Thailand. Mereka yang dipulangkan ini bekerja sebagai operator skamer beberapa perusahaan di Myanmar dan juga korban TPPO.

Direktur Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Brigjen Nurul Azizah mengatakan mereka yang dipulangkan itu berasal dari Sumatera Utara, Jakarta, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, dan wilayah lain.

"Kemudian pemulangan tersebut terjadi dalam beberapa periode di bulan Februari dan bulan Maret 2025. Dengan rincian yaitu tanggal 22 Februari 2025 sebanyak 46 orang. Kemudian di tanggal 28 Februari sebanyak 84 orang. Di tanggal 18 Maret sebanyak 400 orang, sebagaimana tadi disampaikan oleh Bapak Ses SNCB. Kemudian di tanggal 19 Maret sebanyak 169 orang," kata Nurul dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (21/3/2025).

Advertisement

Nurul menyebut, ratusan orang tersebut telah ditempatkan di RPTC Kementerian Sosial (Kemensos) dan di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur.

Modus Perekrutan

Jenderal bintang satu ini menjelaskan, modus perekrutan itu dilakukan melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, hingga Telegram dengan jenis tawaran pekerjaan sebagai customer service dengan upah 25-30 ribu bath.

"Jika kita rupiahkan menjadi Rp 10.000.000 sampai dengan Rp 15.000.000 per orang. Dan juga fasilitas tiket serta biaya keberangkatan telah disiapkan oleh para perekrut. Kemudian di dalam melaksanakan aktivitas pekerjaan selama di Myawaddi diwajibkan agar dapat mencapai target korban tertentu, berupa mendapatkan nomor telepon untuk calon korban online scam," jelas Nurul.

Sehingga, apabila tidak mencapai target korban, maka akan mendapatkan hukuman yaitu berupa tindakan kekerasan secara verbal, non-verbal, dan pemotongan gaji yang telah dijanjikan.

Selanjutnya, dari 699 orang tersebut sebanyak 116 orang telah bekerja sebagai atau dalam bidang online scam secara berulang. Kemudian, dari hasil asesmen yang telah dilakukan oleh penyidik. Berdasarkan keterangan korban dan barang bukti, maka dikelompokkan dalam lima kelompok terduga pelaku.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 35 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 59 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia