Saham di Jepang Meroket Setelah Diborong Warren Buffett

NEW YORK, investor.id – Saham perusahaan dagang terbesar Jepang meroket pada perdagangan Selasa (18/3/2025) setelah diborong Warren Buffett. Berkshire Hathaway milik investor legendaris itu membuat sahamnya terkerek di perusahaan-perusahaan tersebut dalam semalam.
Perusahaan induk investor berusia 94 tahun itu menaikkan kepemilikannya di lima perusahaan dagang Jepang yaitu Itochu, Marubeni, Mitsubishi, Mitsui, dan Sumitomo, masing-masing lebih dari satu poin persentase, menjadi saham berkisar antara 8,5% hingga 9,8%, menurut laporan keuangan seperti dikutip CNBC internasional, Selasa (18/3/2025).
Saham di kelima perusahaan itu naik sedikitnya 4% tak lama setelah pembukaan. Itochu dan Marubeni adalah perusahaan dengan pergerakan teratas, masing-masing naik 4,12% dan 4,55%, pada pukul 10.05 waktu setempat.
Kelima perusahaan tersebut merupakan sogo shosha atau rumah dagang terbesar di Jepang dan berinvestasi di berbagai sektor baik di dalam negeri maupun luar negeri.
“Dengan cara yang agak mirip dengan Berkshire sendiri,” kata Buffett Selasa.
Sebelumnya ia mengindikasikan niatnya untuk meningkatkan kepemilikannya di saham Jepang, terutama lima rumah dagang terbesar, dalam surat tahunannya kepada pemegang saham yang dirilis pada Februari 2025.
Berkshire telah membeli lima rumah dagang tersebut pada musim panas 2019. Kepemilikannya di Jepang berjumlah US$ 23,5 miliar pada akhir 2024, dengan biaya agregat sebesar US$ 13,8 miliar.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV