Apa yang Terjadi Jika Paus Tidak Dapat Lagi Melayani?

VATIKAN, investor.id – Paus Fransiskus masih dalam kondisi kritis pada Rabu (26/2/2025), karena ia terus berjuang melawan pneumonia ganda dan infeksi paru-paru. Para dokter yang menanganinya memantau ketat tanda-tanda komplikasi ginjal dini. Namun, apa yang terjadi jika seorang paus tidak dapat lagi melayani?
Sementara Paus Argentina berusia 88 tahun itu menanggapi pengobatan, kesehatannya kembali menarik perhatian pada protokol yang berlaku ketika seorang paus tidak dapat memenuhi tugasnya karena penyakit parah, atau jika ia meninggal, seperti dikutip Economic Times, Rabu (26/2/2025).
Sebanyak 1,3 miliar umat Katolik di dunia menunggu dengan penuh harap pemilihan paus baru ketika pemimpin Gereja Katolik Roma meninggal. Proses tersebut melibatkan beberapa langkah penting sebelum asap putih mengepul dari Kapel Sistina, menandakan pemilihan paus baru.
Jika Meninggal
Ketika seorang paus meninggal, Vatikan memasuki periode interregnum yaitu waktu antara kematiannya dan pemilihan pemimpin baru. Proses ini dimulai dengan sang camerlengo (administrator properti dan pendapatan Vatikan) yang memverifikasi kematian.
Ia melakukannya dengan memanggil nama baptis Paus sebanyak tiga kali. Jika tidak ada respons, ia menyatakan, "Paus benar-benar telah meninggal".
Sebelumnya palu perak kecil digunakan untuk mengetuk dahi Paus, tetapi praktik ini berakhir setelah 1963.
Vatikan kemudian memberi tahu dunia melalui saluran resmi, sedangkan gereja-gereja di seluruh dunia dapat membunyikan lonceng mereka untuk berkabung.
Sang camerlengo kemudian harus melakukan serangkaian tradisi, yaitu:
1. Mengunci apartemen kepausan (secara historis, ini mencegah penjarahan).
2. Mengatur penghancuran Cincin Nelayan dan segel Paus, yang melambangkan berakhirnya kekuasaan paus.
3. Memberi tahu gereja dan publik.
4. Pemakaman dan masa berkabung.
5. Menurut konstitusi Universi Dominici Gregis, yang mengatur transisi kepausan, pemakaman Paus harus dilakukan antara 4-6 hari setelah kematiannya. Gereja kemudian menjalankan masa berkabung selama sembilan hari. Paus biasanya dimakamkan di Basilika Santo Petrus, meskipun ia dapat meminta untuk dimakamkan di tempat lain.
Pemilihan Paus Baru
Antara 15 dan 20 hari setelah kematian Paus, konklaf kepausan dimulai. Para kardinal yang berusia di bawah 80 tahun berkumpul di Vatikan untuk proses kuno dan rahasia ini. Mereka mengunci diri di dalam Kapel Sistina, terputus dari dunia luar tanpa media, tanpa telepon, dan tanpa kontak.
Mereka memberikan suara dalam beberapa putaran hingga seorang kandidat memperoleh mayoritas dua pertiga.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV