Senin, 24 Maret 2025

Paus Fransiskus Serukan Perdamaian dan Kebenaran dalam Konflik

Penulis : Grace El Dora
18 Mar 2025 | 23:46 WIB
BAGIKAN
Paus Fransiskus mengadakan konferensi pers di dalam pesawat kepausan dalam penerbangannya kembali setelah perjalanan 12 hari melintasi Asia Tenggara dan Oseania pada Jumat (13/9/2024). (Foto: REUTERS/Guglielmo Mangiapane/Pool)
Paus Fransiskus mengadakan konferensi pers di dalam pesawat kepausan dalam penerbangannya kembali setelah perjalanan 12 hari melintasi Asia Tenggara dan Oseania pada Jumat (13/9/2024). (Foto: REUTERS/Guglielmo Mangiapane/Pool)

VATIKAN, investor.id – Paus Fransiskus menyerukan perdamaian dan kebenaran dalam konflik, kata paus yang dirawat di rumah sakit selama sebulan karena pneumonia. Ia menyerukan diakhirinya perang dan mendesak media untuk melayani kebenaran, dalam suratnya kepada surat kabar terkemuka di Italia.

Menekankan perlunya jurnalisme yang bertanggung jawab di masa konflik, pemimpin Katolik berusia 88 tahun itu mendorong agar tetap tenang. Paus Fransiskus mencatat, media memiliki tugas untuk merasakan pentingnya kata-kata.

"Kata-kata tidak pernah sekadar kata-kata: kata-kata adalah fakta yang membangun lingkungan manusia. Kata-kata dapat menghubungkan atau memecah belah, melayani kebenaran atau menggunakannya," tulis Fransiskus kepada Corriere della Sera, dalam surat tertanggal 14 Maret 2025.

Advertisement

"Kita harus melucuti kata-kata, melucuti pikiran dan melucuti Bumi. Ada kebutuhan besar untuk refleksi, ketenangan, dan rasa kompleksitas. Meskipun perang hanya menghancurkan masyarakat dan lingkungan, tanpa menawarkan solusi untuk konflik, diplomasi dan organisasi internasional membutuhkan kehidupan dan kredibilitas baru," imbuhnya.

Surat itu ditulis sebagai tanggapan atas catatan yang dikirim oleh direktur Corriere, Luciano Fontana, kepada paus yang telah dirawat di rumah sakit Gemelli di Roma sejak 14 Februari 2025. Secara rutin menyerukan diakhirinya konflik di seluruh dunia, Francis mencatat soal ini di saat penyakit perang tampak semakin tidak masuk akal.

"Kerapuhan manusia, pada kenyataannya, memiliki kekuatan untuk membuat kita lebih jelas tentang apa yang bertahan dan apa yang berlalu, apa yang membuat kita hidup dan apa yang membunuh," tulisnya.

Perdamaian, kata Paus asal Argentina itu, memerlukan komitmen, kerja keras, keheningan, kata-kata.

Para dokter mengatakan kondisi Fransiskus sekarang stabil, setelah masa kritis yang ditandai dengan krisis pernapasan yang menimbulkan kekhawatiran akan hidupnya. Namun, Vatikan belum mengindikasikan kapan ia akan meninggalkan rumah sakit.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 35 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 59 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia