Paus Fransiskus Serukan Perdamaian dan Kebenaran dalam Konflik

VATIKAN, investor.id – Paus Fransiskus menyerukan perdamaian dan kebenaran dalam konflik, kata paus yang dirawat di rumah sakit selama sebulan karena pneumonia. Ia menyerukan diakhirinya perang dan mendesak media untuk melayani kebenaran, dalam suratnya kepada surat kabar terkemuka di Italia.
Menekankan perlunya jurnalisme yang bertanggung jawab di masa konflik, pemimpin Katolik berusia 88 tahun itu mendorong agar tetap tenang. Paus Fransiskus mencatat, media memiliki tugas untuk merasakan pentingnya kata-kata.
"Kata-kata tidak pernah sekadar kata-kata: kata-kata adalah fakta yang membangun lingkungan manusia. Kata-kata dapat menghubungkan atau memecah belah, melayani kebenaran atau menggunakannya," tulis Fransiskus kepada Corriere della Sera, dalam surat tertanggal 14 Maret 2025.
"Kita harus melucuti kata-kata, melucuti pikiran dan melucuti Bumi. Ada kebutuhan besar untuk refleksi, ketenangan, dan rasa kompleksitas. Meskipun perang hanya menghancurkan masyarakat dan lingkungan, tanpa menawarkan solusi untuk konflik, diplomasi dan organisasi internasional membutuhkan kehidupan dan kredibilitas baru," imbuhnya.
Surat itu ditulis sebagai tanggapan atas catatan yang dikirim oleh direktur Corriere, Luciano Fontana, kepada paus yang telah dirawat di rumah sakit Gemelli di Roma sejak 14 Februari 2025. Secara rutin menyerukan diakhirinya konflik di seluruh dunia, Francis mencatat soal ini di saat penyakit perang tampak semakin tidak masuk akal.
"Kerapuhan manusia, pada kenyataannya, memiliki kekuatan untuk membuat kita lebih jelas tentang apa yang bertahan dan apa yang berlalu, apa yang membuat kita hidup dan apa yang membunuh," tulisnya.
Perdamaian, kata Paus asal Argentina itu, memerlukan komitmen, kerja keras, keheningan, kata-kata.
Para dokter mengatakan kondisi Fransiskus sekarang stabil, setelah masa kritis yang ditandai dengan krisis pernapasan yang menimbulkan kekhawatiran akan hidupnya. Namun, Vatikan belum mengindikasikan kapan ia akan meninggalkan rumah sakit.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV