Apple Luncurkan iPhone 16e Murah yang Cukup Kuat untuk Jalankan AI

NEW YORK, investor.id – Apple mengumumkan model iPhone baru yang harganya lebih murah daripada model iPhone utamanya. Biasanya, model terbaru iPhone akan keluar pada September. iPhone baru ini disebut iPhone 16e dan akan dijual seharga US$ 599 saat mulai dijual akhir bulan ini.
Model iPhone 16e baru tidak memiliki tombol beranda dan sensor sidik jari, melainkan menggunakan pemindai FaceID Apple dan desain modern termasuk lekukan sensor di bagian atas layar. Ia menggunakan chip A18 Apple, yang juga digunakan dalam model iPhone 16 utama.
Baca Juga:
Teknologi NaturalProsesor yang diperbarui berarti iPhone 16e dapat menjalankan semua aplikasi dan game yang sama dengan yang dapat dijalankan oleh iPhone yang lebih mahal. Ia hadir dalam warna hitam dan putih.
Ponsel ini juga menyertakan modem seluler pertama Apple, yang disebut C1. iPhone telah menggunakan modem Qualcomm selama beberapa tahun terakhir. Ia juga memiliki satu lensa kamera, dibandingkan dengan tiga lensa pada iPhone paling canggih.
Baca Juga:
Match Hasilkan Restorasi Gigi AlamiApple merilis iPhone murah baru karena penjualannya beragam dalam beberapa kuartal terakhir dan perusahaan tersebut berupaya meningkatkan kategori produk terpentingnya. Untuk kuartal Desember 2024, penjualan iPhone Apple secara keseluruhan turun 1% secara tahunan. Apple masih menjual lebih dari US$ 69 miliar ponsel dalam periode tersebut.
iPhone kelas bawah penting bagi Apple karena dapat menarik pelanggan baru ke dalam ekosistem mereka, dan perangkat baru tersebut mendukung Apple Intelligence, menjadikannya ponsel baru Apple yang paling murah yang dapat mengakses fitur-fitur seperti pembuatan gambar dan ringkasan notifikasi.
Model Apple saat ini adalah iPhone 16, yang harganya mulai dari $799, dan iPhone 16 Pro, yang harganya mulai dari US$ 999. Sebelum peluncuran Rabu (19/2/2025), hanya model iPhone 16 dan iPhone 15 Pro yang merupakan satu-satunya ponsel yang memiliki akses ke Apple Intelligence.
Apple telah merilis model iPhone yang lebih murah untuk melengkapi jajaran produknya sejak 2016. iPhone SE, seperti namanya saat itu, mendapatkan pembaruan lebih lanjut pada tahun 2020 dan 2022.
Secara umum, iPhone SE menggunakan kembali desain lama daripada iPhone terbaru, tetapi Apple memperbarui komponennya seperti prosesornya sehingga dapat menerima pembaruan perangkat lunak yang berkelanjutan.
Setelah iPhone SE lama terjual habis, tidak akan ada iPhone baru dengan pemindai sidik jari. Harganya juga lebih murah daripada iPhone 16e yaitu US$ 429.
Peluncuran ini juga menandai pendekatan baru terhadap peluncuran produk Apple yang terkenal, yang menarik perhatian media di seluruh dunia. Sebelumnya, Apple akan mengungkap produk baru secara langsung dan di atas panggung, pada sebuah presentasi di kampusnya di California.
Pada 2020, Apple berhenti mengundang orang untuk menghadiri peluncuran langsung dan mulai menayangkan video pemasaran di situs web dan YouTube.
Dalam beberapa tahun terakhir, Apple telah mulai merilis produk baru secara diam-diam melalui siaran pers, seperti Mac baru yang diumumkannya September 2024. Mungkin ini untuk menguji seberapa banyak kehebohan yang bisa didapat dari salah satu peluncuran yang lebih tenang ini. Minggu lalu, menjelang peluncuran Rabu, CEO Apple Tim Cook mengunggah pesan di media sosial. "Bersiaplah untuk bertemu dengan anggota keluarga terbaru," katanya, lapor CNBC internasional, Kamis (20/2/2025).
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV