Laba Bersih Bank NTT Tumbuh 60,6% pada 2024

Bank yang mulai berkiprah pada 17 Juli 1962 ini mencatat total simpanan nasabah mencapai Rp 11,98 triliun, namun cenderung menurun 7,04% yoy. Sumber pendanaan Bank NTT juga datang dari pinjaman-pinjaman dari pihak lain.
Hingga akhir 2024, bank NTT mencatat total aset mencapai Rp 16,43 triliun (-5,14% yoy). Liabilitas sebesar Rp 13,73 triliun (-7,06% yoy) dan ekuitas sebesar Rp 2,70 triliun (+2,70% yoy).
Baca Juga:
Simpanan Jumbo MenciutBelakangan ini, Bank NTT telah menjadi bagian dari sinergi Kelompok Usaha Bank (KUB) yang dipimpin oleh Bank Jatim. Langkah tersebut dipercaya sebagai upaya memperkuat pertumbuhan bisnis dan meningkatkan daya saing di era perbankan modern.
Melalui sinergi KUB, Bank NTT akan menerima manfaat berbagai kolaborasi strategis mendukung penguatan struktur modal inti minimum, implementasi aksi korporasi, hingga tata kelola perbankan yang lebih profesional dan adaptif terhadap perubahan.
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV