Senin, 24 Maret 2025

Laba Bersih Bank NTT Tumbuh 60,6% pada 2024

Penulis : Prisma Ardianto
23 Mar 2025 | 15:03 WIB
BAGIKAN
Gedung Kantor Bank NTT. (Foto: Bank NTT)
Gedung Kantor Bank NTT. (Foto: Bank NTT)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) mencetak laba bersih Rp 176,83 miliar atau tumbuh 60,63% year on year (yoy) pada tahun 2024. Laba bersih pada tahun sebelumnya mencapai Rp 110,51 miliar.

Mengacu laporan keuangan Bank NTT pada Minggu (23/3/2025) seperti dirilis pada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perolehan laba bersih itu didukung pendapatan bunga yang meningkat 4,02% yoy menjadi Rp 1,63 triliun.

Sedangkan beban bunga naik 3,88% yoy menjadi Rp 556,61 miliar. Alhasil, pendapatan bunga bersih alias net interest income (NII) Bank NTT hanya terkerek naik sebesar 4,10% yoy menjadi sebesar Rp 1,08 triliun.

Advertisement

Kinerja keuangan tersebut sejalan dengan kecepatan perusahaan dalam menyalurkan kredit. Bank NTT pada 2024 hanya mampu mencatat pertumbuhan kredit sebesar 2,34% yoy menjadi sebesar Rp 12,76 triliun.

Berdasarkan jenisnya, portofolio kredit Bank NTT didominasi dari kredit konsumsi yang mencapai Rp 10,75 triliun (84,21%). Selanjutnya baru disusul kredit investasi senilai Rp 940 miliar (7,36%) dan kredit modal kerja Rp 129,43 miliar (1,01%). Sisanya merupakan kredit sindikasi dan kredit karyawan.

Ditilik dari sisi kualitas, kredit bermasalah (non performing loan/NPL) Bank NTT masih dalam rentang terkendali meski terdapat tren peningkatan. NPL bruto naik dari posisi 2,87% menjadi 3,44%. Semetara NPL neto sedikit turun dari 1,23% menjadi 1,21%.

Di samping itu, pendorong perolehan laba lebih lanjut Bank NTT berasal dari pendapatan operasional lainnya, yang mengalami peningkatan 6,48% yoy menjadi Rp 134,62 miliar. Adanya penurunan pencadangan atau provisi juga memegang kontribusi tersendiri terhadap perolehan laba bersih.

Simpanan Nasabah Turun

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 32 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 56 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia