Senin, 24 Maret 2025

Kredit UMKM Tumbuh 2,5%, Terburuk Sejak Pandemi Covid-19 Berakhir

Penulis : Prisma Ardianto
2 Mar 2025 | 18:24 WIB
BAGIKAN
Pekerja menata sepatu yang telah selesai diproduksi di Sentra Penjualan Sepatu Cibaduyut, Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/2/2025). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Pekerja menata sepatu yang telah selesai diproduksi di Sentra Penjualan Sepatu Cibaduyut, Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/2/2025). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

JAKARTA, investor.id – Kredit perbankan ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih belum bergairah di awal tahun ini. Kredit UMKM bahkan tumbuh melambat jadi 2,5% year on year (yoy) pada Januari 2025.

Merujuk data Bank Indonesia (BI), kredit UMKM pada awal tahun 2025 masih belum mampu bangkit dari rentetan pelemahan pada 2024. Bahkan, pertumbuhan 2,5% yoy itu jadi yang terburuk usai pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir pada Juni 2023.

Ditarik jauh kebelakang, kinerja bulanan kredit UMKM pada Januari 2025 sebesar 2,5% yoy juga menjadi yang terendah selama 39 bulan terakhir atau lebih dari 3 tahun belakangan.

Advertisement

Pada Januari 2025, kredit ke segmen usaha mikro turun 0,1% yoy menjadi Rp 629,8 triliun. Kredit ke segmen usaha kecil tumbuh paling tinggi sebesar 7,2% yoy menjadi Rp 455,3 triliun. Sedangkan kredit ke segmen usaha menengah meningkat 1,1% yoy menjadi Rp 305,6 triliun.

Kredit UMKM yang masih mampu bertumbuh mini itu masih lebih baik dibandingkan awal pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Ketika itu pada rentang Agustus 2020 – April 2021, kredit UMKM bahkan tercatat ke rentang pertumbuhan negatif. Posisi terdalam, kredit UMKM jatuh -2,95%.

Secara keseluruhan, kredit perbankan pada Januari 2025 dilaporkan bertumbuh 9,6% yoy menjadi Rp 7.684,3 triliun, berdasarkan laporan M2. Pendorong utama masih dari kredit korporasi yang melonjak 15,3% yoy menjadi Rp 4.153,7 triliun.

Sementara dari sisi pendanaan, kinerja dana pihak ketiga (DPK) perbankan dalam catatan M2 pada Januari 2025 meningkat 5,3% yoy menjadi Rp 8.599,4 triliun. Dengan giro, tabungan, dan deposito masing-masing bertumbuh sebesar 6,2% yoy, 6,6% yoy, dan 3,4% yoy.

UMKM Naik Kelas

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Butuh Stimulus Tambahan

Pasar saham membutuhkan tambahan stimulus demi menangkis efek negatif global
Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 11 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 33 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 1 jam yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia