Senin, 24 Maret 2025

Saran dari OJK Sebelum Mulai Investasi

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
27 Feb 2025 | 20:37 WIB
BAGIKAN
Pemimpin redaksi Investor Daily, Djaka Susila (kiri), Direktur Utama Dupoin Indonesia Gunawan (dua kiri), Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK Cecep Setiawan (dua kanan), dan Direktur Ekonomi Digital Center Of Economic And Law Studies (CELIOS), dalam talkshow dengan tema "Menguatkan Literasi Keuangan Digital di Era Transformasi Teknologi" yang diselenggarakan Dupoin dan didukung Berita Satu di Jakarta, Kamis (27/2/2025). (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
Pemimpin redaksi Investor Daily, Djaka Susila (kiri), Direktur Utama Dupoin Indonesia Gunawan (dua kiri), Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK Cecep Setiawan (dua kanan), dan Direktur Ekonomi Digital Center Of Economic And Law Studies (CELIOS), dalam talkshow dengan tema "Menguatkan Literasi Keuangan Digital di Era Transformasi Teknologi" yang diselenggarakan Dupoin dan didukung Berita Satu di Jakarta, Kamis (27/2/2025). (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id – Memahami keuangan digital menjadi penting supaya tak salah langkah dalam mengelola keuangan maupun mulai berinvestasi. Pahami betul risiko dan keputusan finansial yang akan diambil, khususnya saat ada tawaran untung besar.

Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Cecep Setiawan mengatakan bahwa era digital menawarkan berbagai kemudahan dalam mengakses informasi, termasuk terkait keuangan dan investasi. Namun, pemanfaatannya harus diiringi dengan pemahaman yang baik.

“Banyak hal, ilmu-ilmu di instagram, di media sosial bisa kita ambil, termasuk dalam peningkatan literasi keuangan. OJK mendapat mandat undang-undang untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, bagaimana membangun budaya menabung, membuat anggaran, serta mengambil kredit dengan benar,” urai Cecep dalam talkshow Dupoin Futures Indonesia bertema ‘Menguatkan Literasi Pasar Modal di Era Transformasi Teknologi’ di Jakarta, Kamis (27/2/25).

Advertisement

Dia menegaskan bahwa setiap individu harus memahami alasan di balik keputusan investasinya, bukan cuma berfokus pada potensi keuntungan. “Why you buy it, And know what you buy. Jangan hanya melihat return-nya, tapi juga pahami risikonya,” imbuh Cecep.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan edukasi keuangan, OJK telah menyusun berbagai materi, termasuk buku saku untuk produk-produk keuangan baru seperti aset kripto dan derivatif. Inisiatif ini bertujuan agar masyarakat memahami manfaat, risiko, sekaligus hak dan kewajiban sebagai konsumen jasa keuangan.

“Jangan sampai kita tidak mengerti kewajiban, misalnya terkait pembayaran atau denda, sehingga akhirnya mengalami kerugian,” jelas Cecep.

Perihal pelindungan konsumen, OJK juga menyediakan kanal pengaduan melalui Kontak OJK 157 yang dapat diakses melalui telepon atau WhatsApp.

“Kalau ada pertanyaan, mau nanya atau komplain, bisa langsung menghubungi 157. Kami sudah memiliki regulasi yang memastikan seluruh pengaduan mendapat respons dalam 10 hari kerja,” ujar Cecep.

Masalah Klasik

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 9 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 30 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 59 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 2 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia