Senin, 24 Maret 2025

Sektor Pertambangan dan Manufaktur Dongkrak Pertumbuhan Penjualan Pelumas EMLI

Penulis : Happy Amanda Amalia
23 Mar 2025 | 12:42 WIB
BAGIKAN
Presiden Direktur PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI), Syah Reza. (Istimewa)
Presiden Direktur PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI), Syah Reza. (Istimewa)

JAKARTA, investor.id – PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) mencatatkan tren pertumbuhan positif atas penjualan pelumas industri pada 2024, seiring naiknya permintaan dari industri sektor pertambangan dan manufaktur. Kondisi ini makin memperkuat peran perusahaan untuk mendukung pertumbuhan industri nasional.

Presiden Direktur PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI), Syah Reza mengatakan bahwa industri sektor pertambangan dan manufaktur menjadi kontributor utama yang berhasil menyumbang hampir 70% dari total volume penjualan.

“Perusahaan selalu mencatat pertumbuhan penjualan pelumas industri, dan tahun lalu menunjukkan pertumbuhan sangat positif dibandingkan tahun sebelumnya. Kontribusi penjualan merata di semua wilayah, misalnya Jawa untuk sektor manufaktur, sedangkan Kalimantan dan Sulawesi untuk sektor pertambangan. Sementara, Sumatra dan Papua juga berkontribusi untuk penjualan nasional EMLI. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan pelanggan terhadap produk, solusi pelumasan dan dan layanan yang memastikan keunggulan dan meningkatkan efisiensi operasional mesin,” ujarnya.

Advertisement

Tahun ini, lanjut Syah Reza, EMLI terus memperkuat fokusnya di industri sektor pertambangan dan manufaktur, sekaligus menjajaki peluang di sektor lain seperti transportasi dan pembangkit listrik.

Ada pun salah satu langkah strategis EMLI adalah ekspansi MACHINEXT yang telah diluncurkan pada Juni 2024. Ini adalah teknologi manajemen pelumasan yang menyediakan solusi layanan langsung di lokasi guna membantu pelanggan  mengoptimalkan performa peralatan, mengurangi total biaya kepemilikan, serta mengurangi limbah operasional.

General Manager Brand Marketing EMLI, Norman Ikhsan mengungkapkan bahwa layanan MACHINEXT telah menunjukkan dampak positif terhadap efisiensi dan kinerja pelumas di sejumlah perusahaan manufaktur di Jawa Timur.

“Respons pasar terhadap MACHINEXT sangat positif. Ini terbukti dengan meningkatnya permintaan di berbagai wilayah, dan tahun ini kami akan menambah delapan unit MACHINEXT, sehingga totalnya menjadi 10 unit yang bakal ditempatkan di kawasan industri strategis seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatra, dan Sulawesi,” katanya.

Di sisi lain, EMLI makin memperkuat distribusi dengan menjalin banyak kemitraan dengan distributor dan mitra bisnis. Saat ini, EMLI memiliki lima Regional Distribution Center (RDC) yang berlokasi di Cilegon, Jakarta, Surabaya, Balikpapan, dan Makassar untuk memastikan ketersediaan pelumas di seluruh Indonesia.

Selain itu, EMLI  berkomitmen mendukung perkembangan industri melalui partisipasi aktif dalam pameran-pameran, seperti “Mining Indonesia 2025” dan “Manufacturing Indonesia 2025.” Di mana EMLI  menampilkan solusi manajemen pelumas yang dirancang untuk membantu perusahaan pertambangan dan manufaktur dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, serta memperpanjang umur mesin.

“Dengan pencapaian positif di 2024 serta strategi ekspansi di tahun ini, EMLI optimistis dapat terus berkontribusi untuk mendukung pertumbuhan industri Indonesia yang menghadirkan solusi pelumasan inovatif dan sesuai dengan kebutuhan industri,” demikian disampaikan Syah Reza.

Editor: Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 33 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 57 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia