Senin, 24 Maret 2025

Aktivis Buruh Geruduk Rumah Keluarga Lukminto, Eks Pemilik Sritex 

Penulis : Wijayanti Putri
21 Mar 2025 | 16:00 WIB
BAGIKAN
Puluhan aktivis buruh menggelar aksi demonstrasi di depan kediaman keluarga eks pemilik PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Tbk yang berada di Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat, 21 Maret 2025. (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)
Puluhan aktivis buruh menggelar aksi demonstrasi di depan kediaman keluarga eks pemilik PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Tbk yang berada di Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat, 21 Maret 2025. (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)

SOLO, investor.id - Puluhan aktivis buruh menggelar aksi demonstrasi di depan kediaman keluarga eks pemilik PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Tbk yang berada di Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (21/3/2025).

Para buruh tersebut berjajar di sepanjang jalan depan rumah eks bos Sritex sambil membawa spanduk bertuliskan “Aksi Solidaritas Partai Buruh dan KSPI untuk Buruh Sritex: 1. Bayarkan pesangon untuk buruh sritex, 2. Bayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk buruh Sritex”. 

Para buruh pun menunjukkan sejumlah poster bertuliskan “Bayar Tunjangan Hari Raya THR Buruh Sritex”, Jangan Tindas Buruh, Rakyat Kecil dan Rakyat Miskin”, “Bayar Pesangon Buruh PT Sritex” dan tuntutan lainnya.

Advertisement

Di tengah-tengah pembacaan orasi, para peserta aksi sempat merebahkan badan di atas aspal saat lagu “Gugur Bunga” diputar.

Sempat terjadi ketegangan saat peserta aksi diminta untuk berpindah lokasi lantaran posisi mereka menutup separuh Jalan Bhayangkara sehingga membuat kemacetan arus lalu lintas. 

Ketegangan tidak berlangsung lama setelah korlap dan pihak keamanan berdiskusi, akhirnya disepakati lokasi aksi digeser di sepanjang jalur lambat Jalan Dr Radjiman yang berada di sisi timur lokasi awal demo.

Usai membacakan tuntutan para buruh agar keluarga Lukminto, khususnya Iwan Kurniawan Lukminto selaku Direktur Utama (Dirut) PT Sritex Tbk, untuk segera membayar pesangon dan THR eks karyawan PT Sritex, para peserta aksi pun membubarkan diri sekitar pukul 14.00 WIB.

Penanggung Jawab Aksi Solidaritas Buruh Sritex, Aulia Hakim mengatakan, aksi demo tersebut merupakan bentuk solidaritas para buruh di Jawa Tengah terhadap nasib eks karyawan PT Sritex yang belum mendapatkan THR dan pesangon.

Aulia mengatakan, kehadiran Partai Buruh dan KSPI Jawa Tengah di depan kediaman keluarga Lukminto karena melihat sebuah peristiwa yang menurutnya adalah bentuk penzaliman terhadap buruh.

“Karena setelah kami amati selama tiga bulan ini ternyata keluarga Lukminto itu kaya raya, namun di sisi lain sampai saat ini kawan-kawan kami di Sritex belum ada kepastian pembayaran pesangon dan THR 2025,” ujarnya kepada awak media.

Ia mengakui jika berdasarkan hukum kepailitan, pembayaran pesangon dan THR eks karyawan PT Sritex saat ini berada di tangan kurator yang dalam posisi masih menunggu penjualan aset.

Namun, seharusnya jika menilik dari kekayaan yang dimiliki keluarga eks bos Sritex tersebut sangat mampu untuk membayar hak karyawannya tanpa harus menunggu uang penjualan aset.

“Dari data yang kami miliki kekayaan keluarga Lukminto masih diatas Rp50 triliun, di sisi lain untuk membayar pesangon dan THR buruh Sritex hanya butuh Rp25 miliar. Artinya kalau dibayar dengan harta pribadi mereka tidak akan jatuh miskin,” tutur Aulia.

“Jadi kami ingin mengetuk hati nurani Bapak Iwan Kurniawan agar bisa membayarkan hak karyawan apalagi Lebaran tinggal satu minggu, segera dibayar THR teman-teman buruh Sritex tanpa harus menunggu penjualan aset,” tandasnya.

Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 33 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 57 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia