Waskita (WSKT) Dapat Kontrak Baru Lagi

JAKARTA, investor.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mendapatkan kontrak baru lagi. Kali ini, emiten BUMN Karya itu dipercaya untuk menggarap proyek rumah sakit.
Tepatnya, perseroan akan mengerjakan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Peningkatan Kelas Rumah Sakit untuk Mendukung Program KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi) RSUD Tuan Besar Syarif Idrus di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Proyek peningkatan kelas RSUD Tuan Besar Syarif Idrus ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 146,85 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025. Targetnya, Waskita bakal menuntaskan proyek tersebut tidak lebih dari satu tahun.

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita menyatakan, sebagai BUMN Konstruksi, Waskita terus mendukung langkah pemerintah melalui pembangunan infrastruktur. Salah satunya program peningkatan fasilitas kesehatan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
"KJSU merupakan program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang bertujuan meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan untuk penyakit prioritas nasional, melalui kerja sama dengan rumah sakit dan penguatan jejaring rujukan. Maka, suatu kebanggaan bagi Waskita dapat terus terlibat dalam menyukseskan program prioritas pemerintah," ujar Ermy dalam keterangan resmi, Kamis (20/3/2025).
Di proyek tersebut, Ermy menjelaskan, Waskita akan memperbarui desain gedung dan sejumlah fasilitas di RSUD Kabupaten Kubu Raya. Total luas bangunan empat lantai itu pun mencapai 6.795 meter per segi.
Waskita mengusung New and Modern Healthcare Centre in Kubu Raya yang menggabungkan teknologi medis terkini (Healthcare Centre), keindahan alam Sungai Kapuas (Natural Beauty), budaya Kubu Raya (Cultural Belonging), serta lingkungan nyaman dan menenangkan (Healing Journey).
Sementara desain bangunannya, sambung Ermy, dihiasi unsur-unsur tradisional Dayak, seperti ukiran kayu, anyaman bambu, dan berbagai motif khas. "Konsep arsitektur RSUD Kubu Raya mengusung pendekatan yang berpusat pada pasien dengan menggabungkan aspek fungsional, estetika, dan keberlanjutan. Kemudian desain bangunannya mengedepankan tata letak yang intuitif, ruang tunggu nyaman, dan privasi pasien terjaga," kata dia.
Konsep tersebut menekankan efisiensi operasional melalui penerapan teknologi modern dan alur kerja optimal melalui konfigurasi ruang yang efisien. Lalu demi menciptakan lingkungan sehat dan nyaman, diterapkan berbagai prinsip keberlanjutan seperti penggunaan energi efisien dan integrasi ruang terbuka hijau.
"RSUD Kubu Raya diharapkan dapat menjadi fasilitas kesehatan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan medis, tapi juga menjadi tempat nyaman dan menyenangkan bagi pasien serta pengunjung," tutur dia.
Lima Zona
Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV