2,18 Juta Kendaraan Diperkirakan Keluar Jabodetabek saat Mudik Lebaran & Nyepi

JAKARTA, investor.id – PT Jasa Marga Tbk memproyeksikan sebanyak 2,18 juta kendaraan akan keluar wilayah Jabodetabek, pada periode mudik Lebaran dan Nyepi tahun 2025.
Angka tersebut diambil berdasarkan proyeksi kendaraan yang keluar Jabodetabek di 4 Gerbang Tol (GT) utama yang dikelola Jasa Marga antara lain GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).
Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur mengungkapkan, total perkiraan jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jabodetabek, tak jauh berbeda dengan perhitungan yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
“Proyeksi volume lintas keluar Jakarta atau kita biasa disebut arus mudik yang melalui 4 gerbang tol utama selama periode libur Lebaran dan Nyepi sebesar 2,18 juta kendaraan,” ungkap Subakti Syukur dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (4/3/2025).
Dia menerangkan, proyeksi tersebut meningkat 1,1% jika dibandingkan realisasi jumlah kendaraan yang keluar Jabodetabek pada periode Lebaran tahun sebelumnya. Adapun jumlah 2,18 juta kendaraan sudah menggunakan asumsi adanya libur siswa sekolah dan work from anywhere (WFA) dari Aparatur Sipil Negara atau ASN.
“Naiknya hanya 1,1 persen tapi dari angka yang besar, dengan asumsi ini sudah memasukkan asumsi Work From Anywhere,” beber Subakti.
Jasa Marga juga memperkirakan puncak periode mudik Lebaran pada tahun ini bakal terjadi pada H-3 Idulfitri atau tepatnya 28 Maret 2025. Adapun pada puncak arus mudik tersebut, volume lalu lintas akan mencapai kisaran angka 232 ribu kendaraan.
Meski adanya peningkatan volume kendaraan, Jasa Marga memastikan akan menyelenggarakan arus mudik dengan aman dan lancar.
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV