Skenario Jasa Marga (JSMR) Sambut Trafik Lebaran

JAKARTA, investor.id – PT Jasa Marga Tbk (JSMR), BUMN operator jalan tol, telah menyiapkan beberapa skenario dalam menghadapi lonjakan trafik libur Lebaran yang diprediksi jatuh mulai 28 Maret sd 11 April 2025.
Skenario tersebut di antaranya, Jasa Marga siap meningkatkan lajur di Jakarta-Cikampek dengan menambah lajur dedicated menuju GT Cikatama 8 (+4 di GT Cikatama dari 22 menjadi 26 gardu).
Jasa Marga juga akan mengoperasikan beberapa ruas tol baru seperti Jogja-Solo mulai dari Klaten-Prambanan (8,5 km) dan Prambanan-Purwomartani (6,78 km). Kemudian, Tol Jakarta-Cikampek II (Japek) Selatan ruas Sadang-Bojongmangu sepanjang 31,25 km, dan Tol Probolinggo-Banyuwangi ruas Gending-Paiton 23,47 km.
Merujuk pada materi presentasi Jasa Marga dalam konferensi pers persiapan Ramadan dan Idul Fitri 2025, JSMR juga akan memberikan stimulus kepada semua golongan kendaraan berupa diskon tarif sebesar 20% dari Jakarta menuju Semarang di Ruas Trans Jawa.
Ruas-ruas tol tersebut meliputi Tol Jakarta-Cikampek, Layang MBZ, Palikanci, Batang-Semarang, dan Semarang ABC. Adapun, diskon tarif 20% akan berlaku selama 6 hari terhitung dari 4 hari sebelum lebaran yaitu tanggal 24 sd 27 Maret 2025 asal GT Cikatama (Jakarta-Cikampek) menuju GT Kalikangkung (Batang-Semarang).
Sedangkan 2 hari sisanya setelah Lebaran tepatnya tanggal 8-9 April 2025 asal GT Kalikangkung (Batang-Semarang) mmenuju GT Cikatama (Jakarta-Cikampek). “Diskon tarif tidak berlaku apabila transaksi dengan saldo kartu uang elektronik tidak mencukupi,” demikian bunyi bahan presentasi Jasa Marga.
Dengan demikian, Jasa Marga memastikan bahwa perseroan tidak akan memberlakukan penyesuaian tarif tol reguler selama periode Lebaran di beberapa ruas Semarang ABC dan Pandaan Malang.
Sediakan 27 Bus
Tak kalah menarik, Jasa Marga juga bakal menyediakan fasilitas transportasi sebanyak 27 unit bus dengan total kuota sebanyak 1.350 orang pada libur Lebaran tahun ini.
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, tahun ini Kementerian BUMN bersama 78 perusahaan BUMN telah siap menyambut dan melayani dengan target 100 ribu pemudik yang terbagi ke dalam tiga moda transportasi yaitu 1.360 unit bus (kapasitas 67 ribu pemudik), 90 rangkaian kereta api (kapasitas 28 ribu pemudik), 26 unit kapal laut (kapasitas 5 ribu pemudik) dengan tujuan lebih dari 200 kota/kabupaten yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
“Kementerian BUMN siap menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan kebijakan pro rakyat dalam menghadapi masa mudik Lebaran 2025. Kebijakan ini dilakukan agar masyarakat merasa aman, nyaman dalam menjalani ibadah di bulan Ramadan serta memberikan kemudahan dalam perjalanan bertemu keluarga di kampung halaman,” jelas Erick dalam keterangan resminya, Selasa (4/3/2025).
Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV