Senin, 24 Maret 2025

Neraca Perdagangan Surplus 58 Bulan Beruntun

Penulis : Arnoldus Kristianus
17 Mar 2025 | 13:01 WIB
BAGIKAN
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan mengalami surplus US$ 3,12 miliar pada Februari 2025.

Nilai ekspor Indonesia Februari 2025 mencapai US$ 21,98 miliar atau naik 2,58% dibanding ekspor Januari 2025 Nilai impor Indonesia Februari 2025 mencapai US$ 18,86 miliar atau naik 5,18% dibandingkan Januari 2025.

“Neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus selama 58 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,” ucap Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (17/3/2025).

Advertisement

Jika dirinci, neraca perdagangan migas defisit sebesar US$ 1,72 miliar pada Februari 2025. Defisit ini disebabkan oleh defisit hasil minyak maupun minyak mentah.

Pada saat yang sama, neraca perdagangan nonmigas surplus sebesar US$ 4,84 miliar. Data tersebut menunjukkan bahwa surplus pada Februari 2025 lebih ditopang oleh komoditas nonmigas.

“Komoditas penyumbang surplus utama lemak dan minyak hewan nabati; bahan bakar mineral; serta besi dan baja,” terang Amalia.

Jika dilihat tiga negara penyumbang, surplus terbesar adalah Amerika Serikat (US$ 1,57 miliar); India (US$ 1,2 miliar); dan Filipina (US$ 753,3 juta). Pada saat yang sama, tiga negara penyumbang defisit terdalam adalah China (US$ 1,75 miliar); Australia (US$ 428,6 juta); Brasil (US$ 168,1 juta).

Secara kumulatif, surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai US$ 6,61 miliar. Nilai ini meningkat US$ 3,78 miliar dari periode Januari-Februari 2024. Jika dirinci, neraca perdagangan migas defisit US$ 3,15 miliar dan neraca perdagangan nonmigas surplus sebesar US$ 9,76 miliar.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 9 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 30 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 59 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 2 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia