Senin, 24 Maret 2025

Menjaga Kesehatan dan Produktif selama Ramadan dengan Madu 

Penulis : Happy Amanda Amalia
20 Mar 2025 | 12:37 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Madu. (Freepik)
Ilustrasi Madu. (Freepik)

JAKARTA, investor.id – Madu telah dikenal selama berabad-abad karena khasiatnya bagi kesehatan karena menyediakan sumber energi yang alami, sehingga dapat membantu Anda tetap sehat dan produktif selama beraktivitas di bulan Ramadan.

Namun, kebanyakan madu yang beredar di pasaran sudah dicampur dengan air atau gula. Sebagai upaya mendukung gaya hidup sehat masyarakat Indonesia, PT Onesta Semesta Nusantara (Onesta) berevolusi dengan memperkenalkan madu yang bersumber dari lebah tanpa sengat (Heterotrigona Itama).

Mengutip data, madu lebah tanpa sengat mengandung trehalulosa, propolis, dan indeks glikemik (IG) yang rendah. Sementara kandungan fenolik dan flavonoid-nya ideal untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Mulai dari meningkatkan kekebalan tubuh, kesehatan jantung, usus, otak, anti-kanker, pereda stres, meningkatkan kualitas tidur, serta membantu mengelola berat badan, gula darah dan energi untuk performa atletik.

Advertisement

Sebagai informasi, heterotrigona itama adalah alah satu dari spesies lebah kelulut spesis endemik di Malaysia, serta banyak dijinakkan di kawasan Asia Tenggara, terutama di Negeri Jiran dan Indonesia.

Managing Director Onesta, Hendra Suwardi mengatakan, revolusi madu Onesta didasari dari keadaan di Indonesia yang cukup sulit menemukan madu berkualitas. Kebanyakan madu yang beredar di pasaran sudah dicampur air atau gula.

“Ada anggapan bahwa madu berkualitas yaitu madu yang berasal dari Australia dan Selandia Baru, namun memiliki harga yang cukup mahal. Onesta ingin memberikan madu dengan kualitas yang setara, namun lebih terjangkau oleh masyarakat sekaligus memberdayakan petani madu lokal,” ujar dia.

Hendra menambahkan, madu Onesta memiliki 15+ sampai 25+ Total Activity (TA) di mana makin tinggi nilai TA, maka makin ampuh khasiat yang terkandung dalam madu melawan bakteri.

“TA berasal dari Non Peroxide (NPA) yang berarti kekuatan antimikroba berasal dari nektar bunga yang dikumpulkan lebah ditambah dengan Peroxide Activity (PA) diproduksinya enzim lebah bernama glukosa oksidase. Lebah tanpa sengat menghasilkan madu dengan PA tinggi, membuat secara alami ampuh melawan bakteri,” tuturnya.

Selain memproduksi madu dari lebah madu dari lebah heterotrigona itama, Onesta juga menghasilkan madu dari lebah geniotrigona thoracica, apis cerana, dan apis dorsata, dan spesies non-asli - apis mellifera

Sebagai informasi, Onesta memiliki berbagai varian rasa madu sesuai dengan nektar yang dikonsumsi oleh lebah pada habitat hutannya. Semisal lebah yang makan dari nektar bunga di hutan Mangrove (Rhizophora), menghasilkan rasa madu yang manis dan sedikit asam seperti rasa madu pada umumnya dapat ditemui pada varian Mangrove Mf 01.

Sedangkan lebah yang makan dari nektar bunga Myrta (famili Myrtaceae) menghasilkan madu dengan rasa lebih manis, dan sedikit wangi bunga yang dapat ditemui pada varian Myrta Mf01. Ada pun varian Titberry Mf01 memiliki rasa cenderung lebih asam, karena berasal dari nektar bunga Titberry (Allophylus Cobbe).

Di samping itu, Onesta juga berkomitmen terhadap praktik keberlanjutan dan ramah lingkungan produksi madu untuk mendukung keanekaragaman hayati lokal, melalui praktik pemeliharaan lebah yang memainkan peran penting dalam penyerbukan.

Onesta pun bekerjasama dengan para petani lebah madu lokal untuk mengedukasi cara memanen yang baik. Selain itu, Onesta menggandeng perusahaan dari berbagai industri untuk mengedukasi praktik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan agar perusahaan bisa mencapai indikator kinerja perusahaan di bidang Sustainable Development Goals (SDGs).

“Sebagai upaya makin dekat dengan konsumen, Onesta optimistis dapat memperluas jangkauan pasar madu lebah tanpa sengat atau stingless bee melalui Onesta Network dengan memperkuat jalur distribusi melalui e-commerce dan penjualan secara langsung dengan hadir di event nasional,” kata Hendra.

Editor: Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 35 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 59 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia