Senin, 24 Maret 2025

Tak Satu Pun Tiket Dibeli Suporter Bahrain

Penulis : Prisma Ardianto
17 Mar 2025 | 23:34 WIB
BAGIKAN
Seorang warga membeli tiket pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Timnas Indonesia melawan Bahrain secara daring di Jakarta, Selasa (4/3/2025). (ANTARA FOTO/Fauzan)
Seorang warga membeli tiket pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Timnas Indonesia melawan Bahrain secara daring di Jakarta, Selasa (4/3/2025). (ANTARA FOTO/Fauzan)

JAKARTA, investor.id – Tidak ada satu pun suporter Timnas Bahrain yang membeli tiket laga Timnas Indonesia vs Bahrain dalam putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, pada Selasa (25/3/2025) pekan depan.

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui Direktur Utama PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI), Marsal Masita di Jakarta pada Senin (17/3/2025). Padahal, penyelenggara telah menyediakan sebanyak 3.000 tiket penonton untuk tim tamu Timnas Bahrain.

“Kebetulan slot kita (tiket untuk mereka) 3.000, tapi sampai dengan hari H mereka tidak ambil, sama sekali,” kata Marsal, seperti dikutip dari Antara.

Advertisement

Karena tak ada satu pun yang membelinya, penyelenggara lekas bergerak untuk mengalihkan 3.000 tiket tersebut kepada pendukung umum dan tuan rumah. Tiket ludes dalam beberapa jam.

“Jadi ya kita gak bisa menunggu, lalu kita harus sesuai deadline. Jadi kuota tiket tersebut kita alihkan ke, kita sudah jual by the way, sudah termasuk yang kemarin kita umumkan. Kita sudah kasih kesempatan, tapi sampai dengan tenggat waktu mereka juga gak ambil,” jelas Marsal.

Kendat diketahui tidak satu pun suporter Timnas Bahrain membeli tiket, tidak menutup kemungkinan mereka tak datang menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia vs Bahrain. Marsal mengaku kemungkinan itu sangat kecil, mengingat tiket yang disediakan secara resmi tidak terjual dan telah dialihkan.

Di sisi lain, Marsal memastikan Indonesia berusaha menjadi tuan rumah yang baik untuk Bahrain.

Sebelumnya, tim Bahrain asuhan Dragan Talajic sempat mengajukan bermain di tempat netral karena khawatir dengan keamanan dan keselamatan tim. Kekhawatiran itu mengemuka setelah menerima serangan siber menyusul hasil imbang kontroversial di pertemuan pertama Bahrain vs Indonesia pada Oktober tahun lalu.

“Kita mau berusaha untuk menjadi tuan rumah yang baik, karena pak ketum juga bilang bahwa akan ada tamu dari FIFA, AFC, kita mau jadi tuan rumah yang bagus, kami mau pertandingannya nyaman, aman, dan tertib, hopefully bisa menang,” tandas Marsal.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 35 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 59 menit yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia