Klorin dan Zat Berbahaya dalam Air Dapat Sebabkan Iritasi Kulit

JAKARTA, investor.id – Klorin dan zat berbahaya dalam air dapat menghilangkan minyak alami pada kulit. Bila digunakan terus-menerus, dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
“Kulit sensitif, termasuk yang rentan terhadap eksim dan dermatitis, bisa semakin memburuk akibat paparan klorin, logam bera t, dan kontaminan dalam air. Zat-zat ini dapat menyebabkan iritasi, peradangan, serta membuat kulit menjadi kering,” ujar dr Dicky Le, Director of Sales Filterbaby, Dermaster, dalam keterangan tertulis.
Dr Dicky menjelaskan, zat-zat tersebut dapat menghilangkan minyak alami pada kulit. “Akibatnya dapat menyebabkan berbagai permasalahan, terutama bagi pemilik kulit sensitif. Kulit bisa menjadi kering dan kasar, rentan terhadap kondisi seperti eksim dan dermatitis,” kata dr Dicky Le.
Selain itu, lanjut dr Dicky, klorin juga dapat mempercepat proses penuaan dini, menimbulkan reaksi alergi dan iritasi, serta membuat kulit terlihat kusam dan lebih mudah berjerawat. “Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan kelembapan alami kulit dengan perawatan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu," ujar dr Dicky.
Untuk menghindari klorin dan logam berat serta bahan kontaminan lainnya, teknologi Filterbaby dengan sistem filtrasi (penyaringan) tiga tahap, mampu menghilangkan hingga 99% klorin dan partikel sekecil 0,1 mikron. “Teknologi filtrasi ini dapat membantu melindungi kulit dari paparan zat berbahaya dalam air,” ujar dr Dicky.
“Selain itu, fitur pH Balancing membantu menjaga kelembapan alami kulit, menjadikannya lebih sehat dan terhidrasi,” lanjut dr Dicky.
Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV