Pemerintah Perlu Edukasi Masyarakat agar Tak Takut Skrining Kesehatan

JAKARTA, investor.id - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani meminta pemerintah aktif mengedukasi masyarakat agar mau mengikuti skrining kesehatan melalui program cek kesehatan gratis (CKG). Hal ini untuk mencegah penyakit berbahaya menyebar atau menjadi komplikasi.
"Pemerintah harus lebih aktif melakukan edukasi tentang pentingnya skrining kesehatan melalui berbagai media, termasuk media sosial, televisi, dan kampanye di fasilitas kesehatan," ucap Netty saat dihubungi, Kamis (20/2/2025).
Selanjutnya, pemerintah juga harus memperbanyak program skrining kesehatan agar mudah dijangkau oleh masyarakat di desa ataupun perkampungan.
"Layanan ini bisa diperluas ke Puskesmas, klinik desa, bahkan melalui program mobile clinic untuk menjangkau daerah terpencil," kata Netty.
Pemerintah juga harus mampu membangun kepercayaan masyarakat dengan bukti yang konkret. Karena, kata Netty, banyak masyarakat yang enggan melakukan skrining kesehatan karena takut dikenakan biaya yang tinggi apabila ketahuan memiliki penyakit.
"Banyak orang takut skrining karena khawatir dengan konsekuensinya, seperti diskriminasi kerja atau beban biaya pengobatan. Pemerintah harus memastikan bahwa data kesehatan tetap rahasia dan tidak digunakan untuk kepentingan lain," ungkapnya.
Netty pun mengimbau, kepada masyarakat untuk tidak takut melakukan skrining kesehatan. Karena itu bisa membantu mendeteksi penyakit sedari dini supaya lebih mudah disembuhkan.
"Masyarakatnya juga jangan takut, datang saja ke puskesmas terdekat. Cegah penyakit berbahaya sedari sekarang, jangan menunggu parah, tentu lebih sulit disembuhkan," pungkasnya.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV