Buih Laut Misterius di Pantai Australia Bikin 100 Peselancar Sakit
ADELAIDE, investor.id – Buih misterius telah menerjang pantai-pantai Australia Selatan, menyebabkan 100 peselancar jatuh sakit dan ikan-ikan ditemukan mati. Kemunculan buih-buih di pesisir tersebut menimbulkan kekhawatiran serius, lapor The Guardian pada Selasa (18/3/2025).
Selain para peselancar yang jatuh sakit di Pantai Waitpinga dan Pantai Parsons karena buih yang tidak dapat dijelaskan itu, banyak ikan, gurita, dan naga laut berdaun (semacam kuda laut) mati.
Akhir pekan lalu muncul buih kuning yang kemudian berubah warna, berlumpur, dan mengilap di Pantai Waitpinga. Lokasinya sekitar 100 kilometer (km) ke arah selatan Adelaide dan 15 km barat daya Victor Harbour.
Para pengunjung pantai dan peselancar mulai mengeluhkan gejala mirip flu seperti mata gatal, batuk kering, dan sakit tenggorokan setelah mereka bermain di laut. Peselancar lokal Anthony Rowland mengunggah di media sosial Facebook, mengatakan ada sesuatu yang aneh di dalam air. Ia bahkan mencatat sejumlah peselancar bahkan melaporkan penglihatan kabur.
“(Airnya) tertutupi busa kuning yang sangat berat dan padat, dengan sedikit benda hijau, berlendir, dan berbusa di pantai di pinggir pantai” tulis Rowland kepada The Guardian, Selasa. Beberapa wisatawan melaporkan melihat lumpur yang terlihat di air dan puluhan ikan mati dan naga laut berdaun di pantai.
Rowland membagikan gambar spesies laut yang mati, termasuk naga laut berdaun, yang terdampar di pantai. "Bukti nyata ada sesuatu yang aneh di dalam air," imbuhnya.
Tanggapan terhadap unggahan itu luar biasa, bahkan menjadi viral. Rowland seraya menambahkan lebih dari 100 orang, termasuk dirinya dan karyawan lainnya, menderita. Ia khawatir penyakit itu menyebar ke pantai-pantai lain di Semenanjung Fleurieu.
Menanggapi unggahan Rowland, seseorang mengatakan mereka merasa seperti ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan dan mulai batuk di Pt Elliott Bowls Club. Orang lainnya mencatat mereka sakit mata dan mereka berspekulasi buih misterius itu jelas lebih menyebar daripada hanya di Waitpinga.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV