Antisipasi Risiko Kredit, Laba Bank Melambat

3 Mar 2025 | 12:21 WIB
JAKARTA, investor.id – Industri perbankan nasional sepanjang 2024 mencetak laba bersih Rp 255,2 triliun, tumbuh mini 4,88% dibandingkan akhir 2023 yang sebesar Rp 243,33 triliun. Pertumbuhan tersebut jauh lebih rendah dibandingkan laba 2023 yang tumbuh 20,57% secara tahunan (year on year/yoy).
Mengacu data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perolehan laba bersih 2024 utamanya berasal dari pendapatan bunga yang naik 11,03% (yoy) menjadi Rp 1.084,82 triliun pada Desember 2024. Namun, beban bunga juga membengkak 19,61% (yoy) menjadi Rp 535,06 triliun. Ini membuat pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) industri perbankan tercatat Rp 549,76 triliun atau hanya naik 3,79% (yoy).
