Bank Perketat Kredit ke Fintech Lending

Ilustrasi fintech p2p lending. (Sumber: AFPI)
Nida Sahara
27 Feb 2025 | 11:00 WIB
27 Feb 2025 | 11:00 WIB
Active
Active
Active
JAKARTA, investor.id – Perbankan nasional semakin selektif menyalurkan kredit channeling kepada industri financial technology peer to peer lending (fintech lending). Mengingat, saat ini banyak fintech lending yang berguguran.
Seperti Head of Consumer Funding & Wealth Business PT Bank Danamon Indonesia Tbk Ivan Jaya mengatakan bahwa maraknya fintech yang bermasalah saat ini membuat perseroan cukup ketat melakukan monitoring dalam hal channeling. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas kredit bank tetap baik ke depannya.

Frequently Asked Questions (FAQ)
Premium content adalah artikel-artikel pilihan yang diolah dengan pendekatan jurnalisme berkualitas dan bertanggungjawab. Ditulis jurnalis-jurnalis berkompeten yang didasari informasi yang benar, baik, dan bermanfaat. Jurnalis berkompeten melakukan kurasi informasi-informasi agar pembaca mendapat wawasan dan pengetahuan yang lebih luas.
Berita-berita di Koran Investor Daily adalah premium content. Pada premium content ini, untuk memudahkan pembaca menikmati content berita Investor Daily. Ini adalah experience baru dalam membaca content-content ala Jurnalisme Media Cetak.
Anda hanya melakukan regristrasi dengan email atau no HP Anda. Lalu Anda akan mendapatkan akun untuk lebih mudah mengakses setiap hari. Kami menyediakan pengalaman membaca secara gratis.
Anda tidak hanya akan mendapatkan kenyamanan membaca karena tidak ada iklan mengganggu, namun akan mendapatkan perspektif yang berbeda mengenai isu atau tema tertentu. Anda juga akan mendapatkan pemahaman lebih komperhensif dalam sekali baca.
Premium content adalah bagian terintegrasi dari investor.id. Premium content adalah sajian baru yang merupakan mirroring artikel-artikel koran Investor Daily sehingga memudahkan dalam membaca artikel-artikel berkualitas. Investor.id juga tetap menyajikan artikel-artikel update seputar investasi, bursa pasar modal, ekonomi dan bisnis secara gratis.
Mengakses premium content dan epaper Investor Daily bersifat eksklusif. Anda akan mendapatkan premium content secara private. Sehingga, satu akun hanya bisa dinikmati satu user.