BCA Kaji Insentif KLM Bank Indonesia untuk Program 3 Juta Rumah

JAKARTA, investor.id - PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) masih mengkaji tambahan insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) dari Bank Indonesia untuk mendukung program 3 juta rumah. Meski demikian, BCA menegaskan tetap berkomitmen menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi masyarakat, terlepas dari adanya insentif tersebut.
EVP Consumer Loan BCA, Welly Yandoko, mengatakan bahwa pihaknya masih dalam tahap pengkajian terhadap kebijakan tersebut. “Kami belum bisa sampaikan secara detail karena masih dalam proses pengkajian. Namun, apa pun itu, komitmen kami dalam menyalurkan KPR saat ini tidak bergantung pada adanya insentif atau tidak,” ujarnya dalam acara BCA Expoversary 2025, belum lama ini.
Welly menambahkan bahwa KPR menjadi salah satu sektor pembiayaan utama yang menopang pertumbuhan kredit konsumer BCA, seiring dengan kredit kendaraan bermotor (KKB).
Terkait program 3 juta rumah, ia menilai bahwa visi pemerintah ini membutuhkan dukungan penuh dari industri perbankan melalui fungsi intermediasi. Oleh karena itu, ia berharap kondisi ekonomi nasional serta persaingan likuiditas antarbank dapat semakin membaik, sehingga perbankan bisa lebih optimal dalam menyukseskan program perumahan tersebut.
“Semoga ekonomi baik, tingkat likuiditas baik, sehingga kucuran KPR bank berjalan baik. Agar program 3 juta rumah bisa terbantukan,” tambahnya.
Sebelumnya, Direktur BCA Haryanto Tiara Budiman menargetkan pertumbuhan kredit konsumer hingga mencapai 8% pada 2025. Direktur BCA, Haryanto Tiara Budiman, mengatakan kredit konsumer tersebut mencakup Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Kredit Sepeda Motor (KSM), dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Menurut Haryanto, demi mencapai target pertumbuhan kredit, BCA telah menyiapkan berbagai strategi, salah satunya melalui gelaran BCA Expoversary 2025. “Kami sudah mencanangkan pertumbuhan kredit tahun ini itu di kisaran ada 6-8%,” ujarnya.
Adapun pada BCA Expoversary 2024 lalu, pembayaran cicilan (run off) untuk segmen KPR mencapai Rp 31,2 triliun. Haryanto menilai angka tersebut cukup besar dan berpotensi meningkat pada tahun ini.
Sepanjang BCA Expoversary 2025, BCA memberikan penawaran spesial suku bunga KPR BCA 2,68% eff.p.a fix 3 tahun dengan penempatan sejumlah dana, biaya provisi 0,68% dan diskon biaya administrasi 50%, bunga 2,88 flat p.a. tenor 2 dan 3 tahun, serta program DP 0% untuk KKB BCA, dan program DP 0% untuk KSM BCA. BCA Raup Laba Rp 4,73 Triliun, Naik 5,8% YoY pada Januari 2025
Editor: Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV