Pedagang Beringharjo Mengeluh Sepi Pembeli, Padahal Lebaran Sudah Dekat

YOGYAKARTA, investor.id – Sepekan menjelang perayaan hari raya Idulfitri, pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta mengeluhkan penjualan yang masih lesu. Hal ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang selalu dipadati pembeli menjelang Lebaran tiba. Beberapa kios yang menjual pakaian muslim, batik, dan aksesori tampak belum seramai biasanya.
Menurut Asrial, seorang pedagang baju gamis di Pasar Beringharjo, meski sudah memasuki pekan terakhir Ramadan, omzetnya belum mengalami lonjakan signifikan.
“Sampai saat ini kita penjualan belum ada peningkatan sama sekali, memang mungkin situasinya ya. Situasinya seperti ini tidak ada lonjakan pengunjung, kalau ada pengunjung, dia cuma berputar mencari pilih-pilih, Biasanya kalau H min 6 atau 7 harusnya sudah penuh pengunjung,” ujarnya, Minggu (23/3/25).
Asrial menduga daya beli masyarakat menurun akibat faktor ekonomi yang sedang lesu. Ia semula berharap memasuki libur sekolah dan THR yang sudah turun ada lonjakan penjualan, namun ternyata justru turun apalagi jika dibandingkan tahun lalu.
Hal serupa dialami oleh Nita, pedagang baju muslim dan kebaya ini mengatakan pada bulan Ramadan ini pengunjung ramai saat memasuki akhir pekan saja, selebihnya normal seperti hari biasa.
“Dibandingkan tahun lalu lebih ramai yang tahun lalu,” katanya.
Sementara itu, beberapa pedagang mencoba menarik minat pembeli dengan menawarkan diskon dan harga khusus. Namun, hal itu belum cukup untuk mendongkrak penjualan secara signifikan. Meski demikian, para pedagang masih berharap pembeli akan meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Pasar Beringharjo Yogyakarta selama ini dikenal sebagai pusat belanja murah meriah di Yogyakarta dan masih menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat untuk belanja kebutuhan baju lebaran.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV