InJourney Proyeksi 10,8 Juta Penumpang Pesawat saat Musim Mudik Lebaran 2025

JAKARTA, investor.id – Sebanyak 10,8 juta orang diprediksi menggunakan moda angkutan pesawat selama periode Mudik Lebaran 2025. Jumlah itu meningkat 9,30% dibandingkan periode Mudik Lebaran 2024.
Demikian disampaikan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) terkait proyeksi penumpang pesawat selama periode Mudik Lebaran 2025. Adapun pada periode Mudik 2024, jumlah penumpang pesawat mencapai 9,96 juta orang.
“Estimasi kami adalah air traffic meningkat 5,1% versus 2024 dan peningkatan penumpang 9,3% versus 2024,” ujar Direktur Utama InJourney Maya Watono di Jakarta, pada Kamis (6/3/2025), seperti dikutip dari Antara.
Dia mengatakan, pada Mudik Lebaran 2025, pergerakan penumpang domestik diperkirakan naik 9,24% dan pergerakan penumpang internasional naik 9,5% dibandingkan periode sebelumnya.
Di sisi lain, pergerakan pesawat diperkirakan mencapai 81.401 dengan pertumbuhan sebesar 5,10% dibandingkan 2024 dengan rata-rata harian pesawat sebesar 3.700 pergerakan.
InJourney Airports bersama InJourney Airports Services (IAS) berupaya melakukan antisipasi lonjakan penumpang pada periode Mudik Lebaran 2025. Upaya yang diamksud meliputi pelayanan optimal untuk ground handling, baggage handling, dan optimalisasi personel serta facility care.
Dalam hal ini, jumlah personel disiapkan sebanyak 11.912 dari internal dan 5.293 personel eksternal. Berbagai fasilitas pendukung turut disiapkan seperti 1.632 unit counter check in, 222 unit self check-in, 17.508 unit trolley, 1.181 unit toilet, 246 musala, 185 unit conveyor belt, dan 40 unit golf cart.
Sebanyak 37 bandara di bawah pengelolaan InJourney Airports akan beroperasi 24 jam selama 19 hari mulai 24 Maret hingga 11 April 2025. Pengecualian diterapkan untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai yang akan tutup pada 29 Maret 2025 karena perayaan Nyepi.
“Kami berharap seluruh bandara bisa memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya, sehingga masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan nyaman dan bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” pungkas Maya.
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowSaksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV