Senin, 24 Maret 2025

InJourney Proyeksi 10,8 Juta Penumpang Pesawat saat Musim Mudik Lebaran 2025

Penulis : Prisma Ardianto
6 Mar 2025 | 19:59 WIB
BAGIKAN
Calon penumpang pesawat antre untuk masuk kedalam terminal 1 A Keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Calon penumpang pesawat antre untuk masuk kedalam terminal 1 A Keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

JAKARTA, investor.id – Sebanyak 10,8 juta orang diprediksi menggunakan moda angkutan pesawat selama periode Mudik Lebaran 2025. Jumlah itu meningkat 9,30% dibandingkan periode Mudik Lebaran 2024.

Demikian disampaikan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) terkait proyeksi penumpang pesawat selama periode Mudik Lebaran 2025. Adapun pada periode Mudik 2024, jumlah penumpang pesawat mencapai 9,96 juta orang.

“Estimasi kami adalah air traffic meningkat 5,1% versus 2024 dan peningkatan penumpang 9,3% versus 2024,” ujar Direktur Utama InJourney Maya Watono di Jakarta, pada Kamis (6/3/2025), seperti dikutip dari Antara.

Advertisement

Dia mengatakan, pada Mudik Lebaran 2025, pergerakan penumpang domestik diperkirakan naik 9,24% dan pergerakan penumpang internasional naik 9,5% dibandingkan periode sebelumnya.

Di sisi lain, pergerakan pesawat diperkirakan mencapai 81.401 dengan pertumbuhan sebesar 5,10% dibandingkan 2024 dengan rata-rata harian pesawat sebesar 3.700 pergerakan.

InJourney Airports bersama InJourney Airports Services (IAS) berupaya melakukan antisipasi lonjakan penumpang pada periode Mudik Lebaran 2025. Upaya yang diamksud meliputi pelayanan optimal untuk ground handling, baggage handling, dan optimalisasi personel serta facility care.

Dalam hal ini, jumlah personel disiapkan sebanyak 11.912 dari internal dan 5.293 personel eksternal. Berbagai fasilitas pendukung turut disiapkan seperti 1.632 unit counter check in, 222 unit self check-in, 17.508 unit trolley, 1.181 unit toilet, 246 musala, 185 unit conveyor belt, dan 40 unit golf cart.

Sebanyak 37 bandara di bawah pengelolaan InJourney Airports akan beroperasi 24 jam selama 19 hari mulai 24 Maret hingga 11 April 2025. Pengecualian diterapkan untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai yang akan tutup pada 29 Maret 2025 karena perayaan Nyepi.

“Kami berharap seluruh bandara bisa memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya, sehingga masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan nyaman dan bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” pungkas Maya.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 52 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 2 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia