Senin, 24 Maret 2025

Kimia Farma Fasilitasi Produksi Suplemen Kesehatan ke Samsung Pharm

Penulis : Heru Febrianto
6 Mar 2025 | 15:49 WIB
BAGIKAN
Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama Kimia Farma Djagad Prakasa Dwialam dan Chief Executive Officer Samsung Pharm, SungTag Jung di Kantor Pusat Kimia Farma, Jakarta, Senin (3/3).
Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama Kimia Farma Djagad Prakasa Dwialam dan Chief Executive Officer Samsung Pharm, SungTag Jung di Kantor Pusat Kimia Farma, Jakarta, Senin (3/3).

JAKARTA, investor.id – PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menjalin kerja sama dengan perusahaan farmasi asal Korea Selatan, Samsung Pharm Co., Ltd. untuk penyediaan fasilitas produksi suplemen kesehatan.

Kerja sama tersebut tertuang dalam penandatangan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama Kimia Farma Djagad Prakasa Dwialam dan Chief Executive Officer Samsung Pharm, SungTag Jung di Kantor Pusat Kimia Farma, Jakarta, Senin (3/3).

Direktur Utama Kimia Farma Djagad Prakasa Dwialam menjelaskan dengan penandatanganan MoU ini, Kimia Farma akan menyediakan fasilitas produksi suplemen kesehatan kepada Samsung Pharm sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Advertisement

Samsung Pharm merupakan perusahaan farmasi asal Korea Selatan yang bergerak di bidang manufaktur, penyediaan, dan distribusi produk farmasi. Samsung Pharm telah memproduksi beberapa produk farmasi mulai dari Ethical Pharmaceuticals Products, Healthcare Products, hingga Over The Counter Drugs Products.

“Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan Samsung Pharm kepada Kimia Farma. Kolaborasi yang terjalin ini menjadi bukti komitmen perseroan dalam menjaga kepercayaan mitra, khususnya dalam hal penyediaan fasilitas produksi yang bermutu dan terstandar,” ujar Djagad dalam keterangan rilisnya dikutip di Jakarta, Kamis (6/3/2025).

Sebagai perusahaan farmasi yang telah lama berkiprah di Indonesia, Kimia Farma memiliki fasilitas produksi yang telah bersertifikasi. Hal ini menjadi wujud penjaminan mutu dalam setiap proses pengolahan agar memenuhi produk yang bermutu, berkhasiat, dan aman.

Beberapa sertifikasi yang telah diperoleh meliputi sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik, Produksi Industri Obat Tradisional yang diperoleh dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik yang diperoleh dari Kementerian Kesehatan.

Kemudian, Kimia Farma juga telah mengantongi Sertifikat Halal, ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018.

Selain itu, Kimia Farma juga menyediakan jasa toll manufacturing bagi perusahaan lainnya sesuai dengan permintaan dan kerja sama, seperti yang disepakati antara KAEF dengan Samsung Pharm.

Perseroan meyakini sinergi ini dapat menghasilkan produk kesehatan yang dapat bersaing khususnya untuk menunjang kesehatan masyarakat Indonesia.

“Melalui kolaborasi ini, harapannya kedua belah pihak dapat mewujudkan inovasi produk kesehatan yang tujuannya akan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Djagad.

Editor: Heru Febrianto (Heru.Djaafar@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Saham Murah, Dividennya Bisa Belasan Triliun

Saham BNI (BBNI) lagi diskon besar. BBNI akan mengetok dividen Rabu.
Market 33 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Terkerek Ringan

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini terkerek ringan. Cek juga harga buyback emas Antam.
Market 34 menit yang lalu

Ada yang Ketok Dividen Hari Ini, Biasanya Gede

Salah satu saham yang menarik untuk dikoleksi adalah saham BRI (BBRI). BBRI sendiri menggelar RUPST hari ini.
Market 55 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 1 jam yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 2 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia