Senin, 24 Maret 2025

Greenwoods Group Optimistis Raup Marketing Sales Rp 999 Miliar

Penulis : Heru Febrianto
21 Feb 2025 | 22:45 WIB
BAGIKAN
Greenwoods Group, salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia menargetkan penjualan (marketing sales) sebesar Rp 999 miliar pada 2025. (Foto Ist)
Greenwoods Group, salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia menargetkan penjualan (marketing sales) sebesar Rp 999 miliar pada 2025. (Foto Ist)

JAKARTA, investor.id – Pengembang properti Greenwoods Group menyiapkan sejumlah strategi untuk mencapai penjualan (marketing sales) sebesar Rp 999 miliar pada tahun 2025.

CEO and Founder Greenwoods Group, Okie Imanto mengungkapkan, angka marketing sales sebesar itu akan dicapai dari aktivitas pemasaran proyek-proyek properti yang bakal meluncur di tahun ini.

Sejumlah proyek tersebut mencakup Greenwoods Country Serpong, Konsep Studip Citaville Cikarang, Parang Kencana Residences Seminyak (kolabosari dengan Parang Kencana) dan WePadl (Lapangan Padel yang berlokasi di Pondok Indah). Dengan Proyek yang sudang diluncurkan 2024 lalu yakni, Damara Estate Jimbaran Hijau, Greenwoods Country Bogor.

Advertisement

“Di luar properti, kami juga akan mengembangkan bisnis di bidang olah raga dan lifestyle dengan membangun WePadl (lapangan padel) yang dilengkapi fasilitas restaurant and bar di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan,” kata Okie dalam keterangan rilisnya dikutip di Jakarta, Jumat (21/2/2025).

Okie menyebut, Greenwoods Group sukses membukukan pertumbuhan penjualan yang signifikan pada periode 2023 – 2024. Tahun 2023, angka penjualan dari 15 proyek properti yang ditawarkan mencapai Rp 338 miliar. Angka ini melonjak sebesar 33,8% di tahun 2024 menjadi Rp 452 milliar.

Di tahun 2024, sedikitnya terdapat enam proyek properti yang diluncurkan dan kini masih dalam proses pemasaran. Pertama, Aria Rempoa yakni exclusive townhouse di Rempoa, Bintaro, Jakarta Selatan sebanyak 30 unit seharga mulai dari Rp 2,5 miliar per rumah. Proyek perumahan ekslusif ini telah terjual sebanyak 60%.

Kedua, Greenwoods Country Bogor, perumahan berkonsep resort pada area seluas 9 hektar di Jl. Atang Senjaya, Kabupaten Bogor. Tahap pertama pengembangan proyek ini mencakup hunian dan area komersial sebanyak 428 unit dan saat ini progres penjualanya mencapai 30%.

“Desain hunian salah satu klaster di kawasan Greenwoods Country Bogor merupakan karya terbaik dari Arsitek Andra Matin. Ini salah satu pembeda proyek kami dengan yang lainnya,” papar Okie..

Ketiga, Aria Puri, exclusive townhouse di daerah Puri, Jakarta Barat sebanyak 114 unit rumah dan ruko seharga mulai dari Rp 2,5 miliar. Pada pemasaran fase pertama, proyek ini sudah terjual sebanyak 23% dari total unit yang ditawarkan. Keempat, Citaville Pedurungan Semarang – kawasan perumahan di tengah Kota Semarang, total 208 unit, harga mulai dari Rp 500 jutaan, dan saat ini sudah terjual sebanyak 33,6%.

Kelima, Damara Village Palagan Jogja, exclusive townhouse di Yogyakarta, total 42 unit, dan dibandrol mulai dari Rp 1,6 milliar. Saat ini Aria Puri telah terjual sebanyak 16,6%. Terakhir, proyek Canggu Irabu di Pulau Irabu, Miyakojima, Okinawa, Jepang. “Ini merupakan knockdown container villa yang diproduksi di Indonesia,” imbuhnya.

Okie mengklaim kesuksesan pemasaran tersebut tidak terlepas dari berbagai strategi bisnis yang diterapkan perseroan. Antara lain, memperkuat channel distribusi melalui berkolaborasi dengan para lead agent dan konsultan marketing properti seperti EnHauz, Tripaka, ismet LinkTown, dan WinFiesta.

Selanjutnya, memaksimalkan digital marketing sebagai salah satu pilar utama dalam menjangkau audiens yang lebih luas dan lebih tepat sasaran. Lalu, inovasi produk melalui berkolaborasi dengan para arsitek berpengalaman. Tujuannya, merancang dan meluncurkan tipe produk dengan design yang fresh, modern serta dapat di terima oleh pasar.

“Tak kalah penting, kami juga berkolaborasi dengan partner perbankan. Salah satunya BCA yang sangat mendukung bisnis Greenwoods Group dari sisi pembiayaan konsumen. Karenanya, kami hadir dalam BCA Expoversary 2025 di ICE BSD, Tangerang. Ini bentuk dukungan sekaligus upaya dalam mencapai target pemasaran,” ujarnya.

Editor: Heru Febrianto (Heru.Djaafar@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

Saham Pilihan untuk Trading 24 Maret dan Target Harganya

IHSG hari ini diprediksi melemah. Simak saham pilihan untuk trading 24 Maret dan target harganya
Market 46 menit yang lalu

BBCA Mumpung Diskon, Harganya Bisa ke Level Ini

BBCA sedang diskon secara valuasi. Simak rekomendasi terbaru saham BBCA atau BCA ini.
Business 1 jam yang lalu

Harga Beli Beras di Bulog Idealnya Rp 13 Ribu per Kg

Pengadaan Bulog saat ini mayoritas berupa gabah.
Market 1 jam yang lalu

Prospek Cuan BBRI Menipis, Ada Apa?

Prospek cuan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI tipis, berdasarkan riset Mandiri Sekuritas (Mansek). Simak rekomendasi saham BBRI.
Market 1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Menanjak, Didorong Inflow ETF Besar

Harga Bitcoin menanjak ke level US$ 85 ribu didorong inflow ETF spot yang besar pada pekan lalu.
Market 2 jam yang lalu

IHSG Fluktuatif Jelang Libur Panjang, 6 Saham Dijagokan Cuan

Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG pekan ini fluktuatif jelang libur panjang, rekomendasikan enam saham dijagokan cuan, salah satunya ASII

Tag Terpopuler


Copyright © 2025 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia